Opini Tokoh Acara Konferensi Khilafah

Adyaksa Dault

Menteri Pemuda dan Olahraga

Acara konferensi Internasional Khilafah Islamiyyah itu merupakan momen yang bagus untuk mempersatukan umat. Yang penting ukhuwah terjaga. Orientasinya bukan pada hasil tapi pada proses.

Ide tentang khilafah itu saya kira hadistnya jelas. tsuma takunu khilafah ‘ala minhaj an nubuwwah…” alamat nubuwahnya jelas kan. Barang kali yang perlu kita bangun sekarang adalah komunikasi di antara gerakan-gerakan Islam. Jangan ada suudzhon satu sama lain. Insya Allah kalau komunikasi dibangun maka ukhuwah Islamiyyah akan terjaga. Dengan ukhuwah itu insya Allah kita bisa menyelesaikan persoalan-persoalan kontemporer dengan cara dan arah yang jelas.

Ketika umat Islam kembali kepada syariah dan khilafah maka kemerdekaan sejati akan kita raih. Islam itu datang untuk membebaskan manusia dari perbudakan manusia lain. Ingat, ketika Mughirah bin Su’bah diutus oleh nabi Muhammad ke uskup Rustum, saat itu ia ditanya oleh Rustum, Apa yang membuat Anda datang ke sini? Ia menjawab Islam itu membebaskan perbudakan manusia dari manusia, kembali berbudak mengambilnya kepada Allah.

Agus Miftah

Politisi

Menurut saya ide tentang khilafahan Islamiyyah itu masih menjadi wacana. Dan konferensi internasional itu merupakan bentuk kerinduan umat akan khilafah. Saya kira tidak ada yang harus ditakuti dengan gerakan ini. Karena semata-mata hanya seruan moral saja. Ini merupakan wacana moralistik yang baik untuk pembelajaran masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai tradisional. Meski demikian mereka saya kira akan lebih banyak terjebak pada debat tradisional. Misalnya khilafah ala minhaj nubuwah seperti apa. Manhaj nubuwah seperti apa.

Syariah dan khilafah, kenapa tidak setuju? Saya malah mengusulkan Khilafah itu segera dideklarasikan. Umat Katolik saja boleh punya Vatikan, maka kita juga boleh punya khilafah sendiri untuk masyarakat Islam.

Memang perlu ada proses untuk mencapainya menurut poses konstitusi yang ada di negera tersebut. Sebab kalau tidak, dia harus menempuh cara revolusioner. Itu nonsense. Kita tidak bisa melakukan jalan pintas.

Khilafah dan syariah kita perlu untuk mempersatukan umat seluruh dunia. Kalau mungkin kita menghimpun iuran seluruh dunia untuk self development.

Terkait dengan kemerdekaan Indonesia, tidak dapat kita lepaskan bahwa umat Islam Indonesia lah yang berjuang melawan penjajah karena semangat syariah. Sayang

saat ini kita belum bisa menegakkan syariah.Itu berarti kita sendiri belum membebaskan kita sendiri dari kekuasaan hawa nafsu kita sendiri.

Menurut saya, secara substansi kita ini belum merdeka. Kita pelan-pelan mulai kehilangan kedaulatan, baik sosial politik, maupun sosial ekonomi. Agar bisa menemukan jalan menuju kemerdekaan sejati maka negera ini harus menjadi negara yang islami.

Inu Kencana

Dosen STPDN

Menurut saya ada tiga system pemerintahan di dunia ini. Yakni pertama komunismi/sosialisme, yaitu serba sama rata. Karena benci terhadap kapitalisme maka muncul lah pemusnahan orang kaya. Lawannya sosialisme adalah paradigma kapitalisme liberalisme. Paradigma ini memberi kebebasan kepada orang untuk berdagang. Karena modal kuat itu maka paradigmanya individualistik. Yang ketiga adalah paradigma yang menghormati cucuran keringat manusia, yaitu paradigma Islam. Kekhilafahan itu adalah jalan lurus. Hizb sudah memulainya sehingga saya harus datang.

Saya sangat setuju dengan ide syariah dan khilafah, namun sebaiknya kita memulainya dengan khulafaur Rasidin yang empat itu, baru yang lainnya itu tambahan. Kalau kita merindukan kembali ottoman yang dibubarkan Kemal Atatturk, itu ada masa kelamnya.

Terkait dengan kemerdekaan, saya rasa kita ini belum merdeka. Saya sendiri merasakan di IPDN. Saya menyampaikan ini, itu ga boleh. Malah diancam.

Irene Handono

Mubalighah/mantan biarawati

Konferensi ini saya katakan sukses besar, alhamdulillah. Saya sangat bersukur, mudah-mudahan ini titik awal perjuangan umat Islam untuk melaksanakan syariah Allah dan menegakkan Khilafah.

Semoga hari esok lebih baik dari hari ini, dan kita benar-benar menggapai ridho Allah, sesuai firman Allah menjadi muslim dan muslinah yang kaffah. Dan itu tidak akan tercapai tanpa melaksanakan syariah. Kalau kita kembali kepada khilafah dan syariah, baru akan mencapai kesejahteraan, dan keberkahan.

H Bambang Setyo, MSc,

Ketua Presidium Masyarakat Peduli Syariah

Acara konferensi ini sangat mengharukan dan membakar semangat jihad untuk menegakkan syariah dan khilafah dalam melawan hegemoni kafir Barat. Sebagai muslim saya optimis khilafah itu sebentar lagi akan terbit.

Follow up-nya sekarang bagaimana segera memujudkan khilafah itu, paling tidak dimulai dari Indonesia.

KH Amrullah Ahmad

Sekretaris MUI/Ketua Umum Syarikat Islam

Suksesnya acara ini, termasuk rahmat Allah yang luar biasa. Dari berbagai daerah kaum muslimin datang hanya dengan kalimat thayibah. Mereka tidak diongkosin,. Mereka datang sendiri dengan susah payah. Hanya dengan nilai tauhid yang menggerakkan ke tempat ini, tidak ada paksaan.

Umat tahu, kalau kita bersatu bisa menunjukkan suatu jamah yang kokoh. Ini sebagai pelajaran terhadap umat yang lain.

Ke depannya saya kira kita harus terus melakukan tasywiyatul manhaj, dan taswiyatul harakah, supaya secara ideologis kita bersatu, secara strategis kita bersama untuk satu titik, dan tujuan yang sama.

Saya optimis khilafah sebentar lagi tegak, Insyaallah. Apalagi setelah kita melihat tanda-tanda ketidakberhasialn Barat menyelesaikan permasalahan umat, baik politik, ekonomi, ideologi, sampai persoalan yang berkaitan dengan hubungan antar negara.

Saya berharap ormas bisa bersatu padu dalam kerangka ideologi yang sama, termasuk dalam menegakkan khilafah.Karena khilafah merupakan tujuan akhir dari berbagai tujuan. Islam akan kuat jika punya kesatuan yang sama, inilah khalifah.

KH Muhammad Ma’mun

Pimpinan Pesantren Daar El Falaah, Pandeglang

Menyaksikan acara ini sungguh menakjubkan. Semoga setelah acara ini cita-cita kita segera tercapai, cepat berdirinya khilafah, dan pasti bisa, karena kita berjuang untuk Allah, Allah pasti menolong.

Harapan saya terhadap ulama-ulama dan tokoh Islam adalah bersatu karena al Qur’an kita satu, dan al Quran mewajibkan kita untuk menegakkan Khilafah.

Jika ada orang yang mengatakan Khilafah itu utopia, saya kira mereka sudah termakan dengan ghozwul fikri, yang sudah diupayakan oleh orang Barat.

Dengan khilafah, saya rasa umat Islam bisa mencapai kemerdekaan sejati. Hanya dengan khilafah umat Islam akan merdeka, karena hanya khilafah yang memayungi, melindungi, dan mengayomi di manapun berada. Saya rasa dengan khilafah itu kita bisa melawan globalisasi

M. Zaaf Fadzlan Rabbani Al-Garamatan

Subhnallah, wal hamdulillah, wallahuakbar, sungguh sangat luar biasa acara ini. Ini acara yang diridhoi Allah, disaksikan oleh seluruh hamba Allah yang mengaku muslim, muklisin. Dengan ikhlas, mereka yang merindukan kembali syariat Allah yang diajarkan Rasulullah datang ke konferensi. Mereka merindukan syariat yang selama ini ditindih, dihilangkan. Ketika umat merindukan syariat Allah, ini suatu kedasyatan yang luar biasa.Sudah 62 tahun Indonesia merdeka tapi baru sekarang syariat ini dibicarakan kembali. Kita diingatkan lagi agar kebenaran Allah hadir di muka bumi yakni tegaknya syariah Islam.

Insya Allah ridha Allah menyertai kita semua. Dan semua orang dengan doa yang disampaikan dan disatukan para ulama kita kenapa tidak. Kita hidup membutuhkan ridla Allah. Bukan pujian manusia. Selama 62 tahun kita mengatasnamakan bangsa Indonesia, atas nama berkat rahmat Allah, tapi rahmat dipelintir oleh kelompok-kelompok tertentu.

Ke depan umat Islam perlu merapatkan barisan. Jangan hanya di masjid saja orang menyatukan barisan. Pada saat berpikir tentang Al Quran dan sunnah harus disatukan.

Kami mewakili umat Islam Papua berharap dengan adanya khilafah ini maka umat Islam dapat bangkit. Dan kami katakan, dengan adanya khilafah akan mendukung kekuatan di Papua. Juga akan memunculkan kekuatan baru di sana. Ketika di Indonesia Bagian Barat ada serambi Madinah, maka kita akan munculkan Serambi Madinah dari Timur Indonesia.

Kusfiardi

Aktivis LSM

Acara konferensi khilafah ini sangat bagus. Memberikan harapan baru dan sekaligus menyemangati bahwa kita ini punya sandaran. Memiliki alternative di luar yang sudah berjalan sekarang dan mengingatkan kembali kepada apa-apa yang telah berjalan sebelumnya, dan masih bisa dihidupkan kembali sekarang ini. Bagaimana psikologi pendekatan syariah, dengan khilafah islamiyah. Setiap muslim harus setuju dengan khilafah ini.

Selanjutnya dibutuhkan modus lain yang bisa menunjukkan imflementasi dari prinsip-prinsip kekhilafahan itu, misalnya bagaimana mengembangkan solidaritas umat Islam untuk memberantas kemiskinan, pengangguran, pendidikan dll. Ini tantangan bagi kita untuk bisa membuat terobosan sehingga umat merasakan langsung manfaatnya. Hari ini umat kan punya pemahaman yang macam-macam, ada yang memang sudah kenal agama, ada yang belum. Dan dari keberagaman mereka itu, saya kira membantu secara kongkret itu atau langsung membantu persoalan mereka itu untuk menggugah paling tidak dan ikut bersama-sama untuk memahami Islam lebih jauh.

Jika syariah ini tegak dengan sendirinya kemerdekan sejati akan kita raih. Tapi persoalannya sekarang kan kita punya PR untuk meyakinkan umat bahwa inilah yang memang seharusnya kita jalani. Itu kan harus diimbangi. Artinya begini, bagaimana itu bisa diiflementasikan dalam komunitas-komunitas yang ada sekarang ini. Ya saya kira tidak perlu menunggu sampai syariat Islam diberlakukan sekarang ini, seperti berkontribusi untuk mengatasi persoalan umat misalnya. Bagaimana mengelola zakat, infak dan sodaqah, termasuk mengelola institu seperti pendidikan dan kesehatan. Nah kalu ini bisa dilaksanakan, saya kira akan memudahkan dan meringankan untuk memberikan pemahaman pada masyarakat bahwa dengan syariah itu kita akan lebih baik.

Saya merasa saat ini kita belum merdeka, yaitu bagaimana orang bisa bebas menjalankan syariat. Bagaimana mereka bisa merasakan hak-hak dasar. Lalu tidak ada lagi konflik antar umat beragama. Dan sekarang ini sebenarnya kita belum merdeka.

Islam itu merupakan ajaran yang sangat mulia bagi penganut Islam. Jadi tantangan bagi kita adalah menunjukkan dan menjelaskan bahwa kita bisa menderivasi ajaran itu ke aspek muamalah dalam berbangsa dan bernegara. Jadi bagamana kita bisa memberikan kontribusi yang besar terhadap problem kehidupan yang dialama oleh sebagian besar umat Islam hari ini.

Ustad Ansufri Idrus Sambo

Trainer Sholat Khusu’

Sebenarnya konferensi ini acara umat. Hizbut Tahrir hanya even organisernya saja. Harusnya kita sebagai umat Islam rindulah akan satu naungan dan persaudaraan yang lebih erat. Tidak bercerai berai. Kerinduan ini kan sebenarnya sudah tertanam dari dulu, cuma ada orang yang berani mengungkapkannya dan berani tidak mengungkapkannya. Saya kira semua rindu terhadap kepemimpinan zaman rasul, kepemimpinan zaman sahabat, keadilannya, kezuhudannya benar-benar melayani umat. Siapa sih yang tidak rindu bila kita belajar sejarah bagaimana Umar abdul bin Aziz. Saya kira umat rindu, cuma bagaimana agar acara ini dikemas, agar umat ini tidak apriori. Karena banyak umat ini yang memang masih apriori dengan penerapan hukum Islam itu.

Walau bagaimana umat ini tidak akan mungkin bersatu jika hanya di kalangan elit saja. Mesti masuk ke kalangan grass rootnya juga. Saya kira acara-acara seperti ini perlu terus disosialisasikan.

Saya pikir acara-acara seperti ini perlu dilakukan juga di daerah-daerah, terus bukan hanya di Indonesia, tapi dilakukan juga di Malaysia dan negeri Islam lainnya. Ini triger-triger saja, biar umat semakin sadar dan rindu akan tegaknya khilafah.

Perlu diingat Islam itu tidak mungkin tegak hanya dengan sekelompok orang. Tidak akan pernah tegak. Zaman nabi dulu ya bisa tegak, karena dia utusan Allah, tapi kita tidak bisa. Jangan harap satu ormas Islam bisa menegakkan Islam sendiri, tidak bisa. Islam ini hanya bisa tegak kalau kita bersama. Kita berharap ormas-ormas Islam itu bisa saling mendukung. Mereka mendukung kita, maka kita pun akan mendukung mereka. Jangan saling mengeliminasi. Selama ini kita kan suka saling mengeliminasi.

Makanya harapan saya, dengan banyaknya tokoh yang datang pada hari ini, bisa ada titik temu, untuk kita bersama-sama. Sudah tidak zamannya lagi kita bersikut-sikutan, saling curiga dan sebagainya.

Secara de jure kita ini katanya sudah merdeka. Tapi fakta ekonominya, politiknya dan sebagainya kita ini masih terjajah. Hanya dengan syariah dan khilfah kita merdeka.

Ferri Nur

Koordinator KISPA

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Hizbut Tahrir yang telah mengadakan acara ini dalam rangka menyadarkan umat akan pentingnya khilafah, di dalam pengembangan dakwah Islam saat ini. Apa yang telah dilakukan Hizbut Tahrir tentunya ini memberikan nuansa yang baik bagi upaya meningkatkan nilai-nilai Islam di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kita bisa melihat acara yang begitu baik dan tertib. Kemudian dihadiri oleh berbagai macam lapisan masyarakat, laki perempuan besar kecil dan tokoh-tokoh umat. Ini merupakan gambaran bahwa persatuan kalau dikemas dengan baik akan memunculkan keindahan, kedamaian. Karena ini hal-hal semacam ini tidak perlu kita takuti, tapi harus kita support sehingga nuansa romatan lil alamin benar-benar terwujud di tengah-tengah kehidupan kita.

Tentang tidak hadirnya sejumlah tokoh ormas dan ulama lainnya, kita harus berhusnuzhon terhadap ketidakhadiran dia, mungkin karena udzur. Tapi momentum ini sangat bersejarah bagi umat Islam di Indonesia khususnya, dan bagi umat Islam seluruh dunia umumnya. Sesungguhnya komitmen umat Islam di Indonesia ada, yakni keinginan untuk menegakkan nilai-nilai kehidupan dalam Islam secara baik dan damai. Juga untuk mengusung ide kekhilafahan di tengah-tengah masyarakat yang banyak belum mengetahui banyak tentang manfaat kekhilafahan tersebut. Karena itu ke depan, silaturahim, jalinan ukhuwah antar elemen Islam, tokoh-tokoh Islam harus lebih ditingkatkan. Karena tantangan ke depan akan lebih berat dan akan banyak muncul dalam merintangi keinginan umat Islam dalam merealisasikan nilai-nilai keimanan dan keislaman dalam kehidupan kesehariannya dalam berbangsa dan bernegara ini.

Kaitannya dengan kemerdekaan di negeri ini, kita melihat kemerdekaan republik Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran serta umat Islam Indonesia, peran serta tokoh-tokoh Islam dan para ulama. Dan itu dibuktikan dengan diproklamirkannya kemerdekaan republik Indonesia 9 ramadhan, tahun 1364 H dan yang hadir pada saat itu, semuanya adalah para pemimpin Islam. Karena itu menjadi sangat aneh, ketika sudah 62 tahun Indonesia merdeka, tapi masih dicurigai, dipertanyakan peran sertanya. Padahal umat Islam adalah pemilik sah negerin ini. Oleh karena itu umat Islam apa pun jabatannya, statusnya, apa pun pangkatnya, harus menunjukkan kewibawaannya, menunjukkan identitasnya, bahwa kita adalah pemilik sah negeri ini.

Jadi umat Islam saat ini belum memahami hakekat kemerdekaan yang sesungguhnya. Karena kemerdekaan yang sesungguhnya adalah mereka harus menunjukkan keberanian untuk menerapkan nilai-nilai kebenaran dalam bermasyarakat dan bernegara. Ketika mereka ditekan kemudian menjadi penakut, maka sebenarnya mereka adalah orang yang dijajah. Karena itu mesti hari kemerdekaan diperingati, maka bagi mereka hambar rasanya bagi mereka yang bermental pengecut.

Kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan yang memunculkan umat memiliki keberanian untuk mengekspresikan nilai-nilai keimanan dan keislamannya, sebagaimana para penjuang kemerdekaan negeri ini ketika meneriakkan takbir, kemudian menggelorakan semangat jihad dan berupaya menegakan syariat di muka bumi ini.

Jerry de Gray

Wartawan/penulis

Saya melihat acara itu luar biasa. Waktu jam sebelas siang, tidak ada satu pun kursi yang kosong. Saya melihat para peserta berasal dari berbagai elemen, bukan hanya Hizbut Tahrir. Saya melihat umat Islam sudah mulai bersatu. Tapi saya sedih melihat ustad-ustad dari luar seperti Inggris dan Australia, mereka dideportasi. Kenapa Kristen bikin acara di Ancol, orang luar boleh datang dan berbicara di situ. Kenapa ketika ada ustadz dari luar tidak boleh ikut. Bukan hanya itu kenapa Habib Rizieq dan Abu Bakar Basyir juga tidak boleh ikut bicara. Padahal mereka keluarga juga.

Saya juga melihat, ini adalah jalur dari Allah supaya umat Islam bersatu. Saya hampir nangis ketika Aa Gym datang. Saya melihat Aa Gym beda. Luar biasa, kuat iman beliau, meski dalam kondisi sakit, tapi bisa datang ke acara ini dan memberika tausiyah, Karena cinta acara ini, ia memaksakan diri datang.

Allah punya janji pada kita, bahwa kita punya khilafah, kita pasti menang, kita tidak usah takut pada AS, yang takut pada AS itu orang yang suka nonton film Hollywood, hidup dalam fantasi. Padahal AS kalah di Irak, Afganistan, Vietnam. Sekarang mau coba di Iran lebih kalah lagi, dia terlalu sombong, negara dia udah mau pecah.

Melihat jamaah yang antusias, saya pribadi, 99 persen insyaallah Islam akan bersatu dimulai dari Indonesia. Saya percaya itu. Saya tidak percaya Islam akan tegak di Timur tengah, karena mereka sudah kacau, para pemimpinnya antek-antek AS, umat Islam terbesar ya di Indonesia, walau yang Islam murni hanya 15 persen, sisanya yang 85 persen mudah-mudahan dapat hidayah. Saya sangat optimis kita punya khalifah lagi.

Abu Jibril

Aktivis MMI

Alhamdulillah, patut kita menambah syukur kepada Allah SWT, karena suara syariah yang kian menggema belum pernah terjadi di Indonesia, belum pernah terjadi lantunan syariah sebanyak ini. Ini yang patut kita syukuri, mudah-mudahan ini menjadi cikal bakal penegakan syariah Islam, dan Allah memudahkannya. Allah mengizinkannya. Semoga yang akan datang ini Allah mudahkan. Luar biasa. Ini ketakutan luar biasa bagi musuh Islam. Semoga Allah mengizinkan dan memberi rahmat kepada kita.

Saya berharap nanti bukan kongres lagi. Ini juga harapan para ulama lagi bahwa khilafah itu tidak lama lagi. Hanya bagaimana kondisi dan komitmen kaum muslimin dalam penegakan khilafah ini?

Karena ini adalah bagian dari ajaran Allahb, sunahnya Rasulullah, kita harus bersama-sama. Andaikata ada perbedaan pendapat kita perkecil, dan kita berusaha bersama-sama, bergabung menyongsong tegaknya khilafah. Ini yang kita harapkan jangan sampai ada perselisihan yang tidak diharapkan.

Amin Lubis

Ketua Umum Perti

Acara konferensi ini sangat bagus, karena itu mengajak pada kebenaran, dan mendukung kebenaran, supaya kita ini kembali kapada Islam, karena Islam inilah yang menghantarkan pada jalan yang benar dan baik.

Saya berharap supaya para tokoh memahami perjuangan Islam itu tidak hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia. Kita harus kembali kepada Islam, karena ajaran Islam itulah yang membawa kepada kesuksesan dalam segala bidang.[suara islam]

Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Magnolia Ask.com Yahoo! MyWeb Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot Spurl StumbleUpon Technorati
Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

21 komentar untuk “Opini Tokoh Acara Konferensi Khilafah”

  1. Muhsin Al-Paitoni :

    Allahu Akbar…

    Alhamdulillah… Ternyata ide tentang Khilafah semakin direspon oleh umat, bahkan kini ditunggu kebangkitannya. Kini saatnya kita berkarya dan berjuang hingga KEBANGKITAN KEKHILAFAH DI MUKA BUMI ALLAH akan segera terwujud.

    Wahai para Pemimpin Umat, jadikanlah diri anda sebagai “Umar bin Khottob”, yang tidak hanya menonton perjuangan Penegakan Syariah dan Khilafah akan tetapi terjunkanlah diri anda sehingga perjuangan ini akan semakin membara, membara dan membara akan memberangus kekufuran.

    Wahai para Pemimpin Indonesia, bukankah ini saatnya bagi anda semua untuk lebih seksama mempelajari dan mendalami apa yang terbaik bagi seluruh bangsa. Hanyalah dengan mengikuti apa yang Allah telah perintahkan bagi kita akan mengangkat kemulyaan kita semua. Tidak ada sesuatu pun yang lebih sempurna kecuali berasal dari Alah SWT.

    Allahu Akbar ….

  2. nisa kangen khilafah :

    wahai kaum muslimin……hakekat persatuan kita hanya dengan khilafah ‘ala minhajinnubuwah….khilafah segera tegak menaungi seluruh ummat manusia, dan menghinakan orang-orang yang benci syariat Allah….

  3. gufron@rek.jember :

    Ass. Allahu Akbar, Subhaanallah sungguh saya sangat senang ,membaca komentar para tokoh umat islam tersebut, bapak-bapak yang dicintai Allah Mari kita bersama-sama berjuang dan mengajak umat islam untuk bersatu menegakkan syariat islam, jangan pandang dari oraganisasi apapun.islam adalah milik umat islam semua tanpa membedakan organisasi,mazhab tertntu.

  4. muflih :

    La haulawa la kuata ila billah! Mengalir air mata kegembiraan saya membaca luahan hati nurani tokoh-tokoh kaum muslimin Indonesia. Masyair dan semangat Islam mereka sungguh tinggi. Saya semakin yakin bahawa Khilafah Islamiyyah ala minhajin nubuwah itu hanya menghitung hari untuk berdiri!

    -Malaysia-

  5. Rino :

    Mari Satukan langkah, TEGAKKAN KHILAFAH DAN SYARI’AH!
    Darimanapun asal ORMAS Kita.
    Malaikat mencatat setiap perjuangan kita!
    TIDAK AKAN LAMA LAGI, insya Alloh, kita dan anak cucu kita akan menyaksikan tegaknya syari’ah dan khilafah!
    TIDAK AKAN LAMA LAGI,insya Alloh, kita dan anak cucu kita akan menyaksikan runtuhnya peradaban sekular dan liberal yang tidak beradab, yang masih dibanggakan oleh para antek-anteknya! meskipun peradaban tersebut sedang sekarat.
    INGATLAH WAHAI PARA ANTEK-ANTEK AMERIKA SEKULAR DAN LIBERAL, Kalian hanya alat sementara dari kepentingan Amerika, kalau Amerika sudah tidak berkepentingan kalian pun akan segera dihabisinya,
    MENGAPA KALIAN JADIKAN AMERIKA SEBAGAI AMIRUKA(Pemimpin-mu)?
    Bertobatlah sebelum terlambat, karena kesenangan dunia itu hanya sekejap…!!!!!

  6. ZAINUDDIN LOSI :

    Meskipun kami di Malaysia yang jauh dari tempat perhelatan KKI, kami juga turut mensosialisasikan KKI baik sebelum maupun setelah acara ini. Kami di sini juga senantiasa berjuang untuk mendukung tegaknya syariat dan khilafah. Salam perjuangan bagi kawan-kawan yang ada di Indonesia. Kita tidak sendiri. Kita berjamaah. Janganlah ragu. Teruskan perjuangan. Semoga kita senantiasa diberikan hidayah dan kekuatan untuk menempuh jalanNya. Amin ya Allah.

  7. banariyanto-probolinggo :

    Semoga ini konferensi yang terakhir
    selanjutnya……..
    KHILAFAH AKAN BERDIRI DI BUMI ALLAH INI…
    ALLAHU AKBAR

  8. Tokoh masyarakat jelata :

    Alhamdulillah…

    Sungguh indah bila para tokoh umat Islam bersatu..
    Menyuarakan syariah Islam bersama-sama..
    Jikalau semuanya mendukung..
    Niscahya KHILAFAH akan mudah ditegakkan di Bumi Allah ini..

    Bersatulah wahai umat Islam..

  9. zulmy :

    Subhanallah, Allahu Akbar! Luar biasa respon dari masyarakat dan seluruh ormas, ternyata ide Syariah dan Khilafah tidak hanya diperjuangkan Hizbut Tahrir, mudah-mudahan dengan konfrensi kemarin, umat mulai sadar dan bersatu di bawah naungan Khilafah Islamiyah diIndonesia Allahu AKbar!

  10. Rizqi Awal MRIS :

    IDe-ide apapun yang bukan berasal dari islam hanya dapat membawa manfaat sementara tapi islam melalui khilafahnya bukan saja membawa manfaat dunia tapi juga rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT

  11. Eyang Kakung :

    Bagaimana dengan yang lain? Sepertinya daftarnya akan nambah. Semoga ini semangkin mempererat daripada ukhuwah Islamiyah antarsesama muslim, dan sekaligus membuang jauh2 ukhuwah wathoniyah yang mengkotak2ken kita.

  12. Kuma, guru bhs.Jepang SMAN 2 Sby :

    Saya sangat salut dengan perjuangan Hizbt Tahrir. Semoga khilafah segera tegak, dan syariat Allah pun diterapkan. Ada tidak ya, dokumentasi orasi Hassan Ko Nakata dalam bahasa Jepang? Saya sangat ingin membacanya dalam bahasa Jepang. Minna san gambatte kudasai ne!!

  13. Muslim ITS :

    Suara Syari’ah dan Khilafah telah membumi, tinggal satukan langkah untuk menerapkannya. Ternyata tidak sulit, tidak otopis…..dan sudah terbukti.!!!
    Marhaban Syari’ah dan Khilafah

  14. Dhony, kary. Univ Airlangga Sby :

    100.000 orang di GBK dalam satu fikroh dan thoriqoh, bukanlah hal yang mudah untuk diwujudkan. Hanya ikatan mabda’i saja yang bisa menyatukannya. Dan Hizbut Tahrir telah membuktikannya. Subhanallah.
    Mabda’ Islam jugalah yang akan menaungi dunia.
    Kita dukung penuh perjuangan penegakan Syari’ah dan Khilafah.
    Sambutlah khilafah…Allahu Akbar!!

  15. suyoto :

    Allohu akbar tak henti-hentinya setiap membaca komentar para tokoh dan saudara seiman tentang KKI hati ini selalu mengucapkan kalimatullah allohu akbar karena dengan kebesaran Allohlah keyakinan akan tegaknya khilafah menjadi kenyataan.

  16. Buletin Remaja STUDIA :

    KHILAFAH Islamiyah pasti akan berdiri. Hanya soal waktu karena memang sudah dijanjikan kehadirannya untuk kali kedua dalam hadis Rasulullah saw. Tugas kita semua untuk memperjuangkan kembali! Allahu Akbar!

  17. Yoes :

    nash sudah jelas ……… khilafah wajib
    fakta sudah jelas …….. khilafah penting
    janji Allah sudah pasti… khilafah akan tegak
    dukungan sudah banyak….. khilafah dirindukan
    Hanya orang yang sombong dan munafik yang menolak khilafah…

  18. Pakne Faiza :

    Masya Allah.Laa haula walaa quwwata illa billahil azhiim.Hati-hati bahaya takabur,riya dsb yang mencoba menyergap kita semua.Semua atas kehendak Allah.
    Semua itu baru awal langkah kecil kita.Perjalanan masih sangat panjang.Penentuan kemenangan adalah digaris finish,bukan digaris start!Garis finish memang sudah samar-samar kelihatan,Aroma kemenangan sudah mulai tercium,genderang kemenangan sayup-sayup mulai terdengar……..tapi ingat masih ada ujian keikhlasan yang siap menghadang,batu sandungan keistiqomahan masih harus dilewati,dan pengorbanan yang lebih besar masih harus kita berikan!!!
    Keep on fighting,terus berjuang!Tegakkan syariah dan khilafah di bumi Allah ini!
    Rawe-rawe rantas,malang-malang putung!!!
    Hasbunallah wa ni’mal wakil,ni’mal maula wa ni’ma nashir!

  19. zahid ahmad :

    Allahu…Akbar..3x

    Yang pertama, tak lupa puji syukur tak henti2nya kita panjatkan kepada Allah Rab semesta alam, Alhamdulillah..atas suksesnya konferensi khilafah internasional..

    Berikutnya…puji syukur pula kembali kita panjatkan kepada Allah Rab semesta alam,..dimana alhamdulillah..akhirnya ‘getaran’ kerinduan umat akan khilafah dan syariah..yang suaranya diwakili oleh para tokoh islam dari berbagai elemen ini semakin memanas …dan Insya Allah sesudah Konferensi ini .. getaran tersebut akan semakin membuat ‘gelisah’ dan pada akhirnya akan membuat gerakan yang satu dan menyeluruh pada diri umat..dimana seluruh elemen gerakan, ormas islam bahkan insya Allah non muslim akan bersatu padu guna mewujudkan tegaknya kembali khilafah ar-rasyidah …. Allahu akbar..3x

    Wassalam,

  20. dedi :

    bentar lagi…

  21. Fakhruddin Halim :

    Sebentar lagi perubahan secara revolusioner itu akan segera meledak. Tempayan itu mulai menggelora. PAra penganut dan pejuang Kapitalisme semakin kehilangan kepercayaan diri dan putus asa.
    Khilafah akan segera tegak!

Tinggalkan Komentar