<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Diskusi bersama Menkes : Kita Butuh Nyali</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Thu, 17 May 2012 04:50:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: Yusran Ramli</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-674</link>
		<dc:creator>Yusran Ramli</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 09:59:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-674</guid>
		<description>Ewako...!
Kita memang butuh nyali besar dan lebih penting KONSEP IDEOLOGIS yang jelas untuk sebuah perubahan yang terarah.
Jelas hanya dengan ideologi Islam lah ummat ini akan bangkit.
Perubahan itu sudah semakin jelas... tidak saja dari timur, bahkan dari berbagai belahan dunia semakin nampak kesadaran ummat.
Ayo... bersegeralah wahai Pejuang...
Tetap semangat,Inovatif dan istiqomah.
Ewako...!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ewako&#8230;!<br />
Kita memang butuh nyali besar dan lebih penting KONSEP IDEOLOGIS yang jelas untuk sebuah perubahan yang terarah.<br />
Jelas hanya dengan ideologi Islam lah ummat ini akan bangkit.<br />
Perubahan itu sudah semakin jelas&#8230; tidak saja dari timur, bahkan dari berbagai belahan dunia semakin nampak kesadaran ummat.<br />
Ayo&#8230; bersegeralah wahai Pejuang&#8230;<br />
Tetap semangat,Inovatif dan istiqomah.<br />
Ewako&#8230;!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: daeng juang</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-673</link>
		<dc:creator>daeng juang</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 03:22:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-673</guid>
		<description>saatnya dunia berubah...lantas apa yang an merubahnya n berubah kemana???

HANYA KHILAFAH YANG KAN MERUBAHNYA MENUJU PERUBAHAN HAKIKI DENGAN SYARIAH .... ALLAHU AKBAR</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saatnya dunia berubah&#8230;lantas apa yang an merubahnya n berubah kemana???</p>
<p>HANYA KHILAFAH YANG KAN MERUBAHNYA MENUJU PERUBAHAN HAKIKI DENGAN SYARIAH &#8230;. ALLAHU AKBAR</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mas Imam</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-672</link>
		<dc:creator>Mas Imam</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 00:28:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-672</guid>
		<description>Allahuakbar!!! Allah telah menurunan kesadaran dan keberanian umat Islam di Indonesia. Ibu mentri saja yang perempuan berani seperti itu. Bagaimana Para Jendral negeri ini??? Sayang mereka belum pernah perang! Katanya Jenderal bertubuh besar dan kekar, jangan loyo melawan Agresor Amerika, Allah SWT dan umat islam bersama ANDA! JAngan Takut!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allahuakbar!!! Allah telah menurunan kesadaran dan keberanian umat Islam di Indonesia. Ibu mentri saja yang perempuan berani seperti itu. Bagaimana Para Jendral negeri ini??? Sayang mereka belum pernah perang! Katanya Jenderal bertubuh besar dan kekar, jangan loyo melawan Agresor Amerika, Allah SWT dan umat islam bersama ANDA! JAngan Takut!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eyang Kakung</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-671</link>
		<dc:creator>Eyang Kakung</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 14:28:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-671</guid>
		<description>Mannaaa Khilafahnyaaa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mannaaa Khilafahnyaaa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adi bin abdullah</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-670</link>
		<dc:creator>adi bin abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 13:57:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-670</guid>
		<description>Ayo lawan hegemoni para kapitalis, saatnya Ideologi Islam untuk kembali memimpin dunia. Ibu Menkes pertolongan Allah akan datang jika kita berusaha berjuang untuk tegaknya Ideologi Islam. Ayo Bu gabung bersama barisan pejuang Khilafah.........Allahu Akbar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ayo lawan hegemoni para kapitalis, saatnya Ideologi Islam untuk kembali memimpin dunia. Ibu Menkes pertolongan Allah akan datang jika kita berusaha berjuang untuk tegaknya Ideologi Islam. Ayo Bu gabung bersama barisan pejuang Khilafah&#8230;&#8230;&#8230;Allahu Akbar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iman ti bandung</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-669</link>
		<dc:creator>iman ti bandung</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 12:23:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hizbut-tahrir.or.id/2008/05/06/diskusi-bersama-menkes-kita-butuh-nyali/#comment-669</guid>
		<description>Ya Allah
nyalakan
terus
adrenalin perjuangan ini...

Sebagaimana Engkau alirkan pada para pejuang Islam Indonesia :
Perang besar terjadi tahun 1925-1930 antara rakyat Jawa Tengah pimpinan Pangeran Diponegoro melawan penjajah kafir Belanda. Dalam buku-buku sejarah disebutkan bahwa Pangeran Diponegoro mengangkat senjata karena marah tanah leluhurnya diserobot Belanda. Ini salah besar.
Sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara memaparkan bahwa iman Islam seorang Diponegoro-lah yang menyebabkan dia lebih suka keluar dari lingkungan keraton dan bergabung dengan rakyat memimpin perang melawan kafir Belanda. Salah satu pemicunya karena Belanda menerapkan pajak Blasting yang sangat menyengsarakan rakyat. Diponegoro yang melihat rakyatnya terus ditindas tidak tahan dan langsung memimpin peperangan melawan kafir belanda tersebut.
“Dalam patung dan lukisan, Pangeran Diponegoro diperlihatkan tengah menghunus keris dengan tangan kanan dan tangan kirinya memegang tali kekang kuda. Ini pun tidak benar. Diponegoro bukanlah menghunus keris, tetapi memegang kitab suci al-Qur’an untuk membakar semangat jihad rakyatnya, ” papar Mansyur Suryanegara lagi.

Palagan Ambarawa, di mana laskar santri dan ulama mampu mengusir pasukan pemenang Perang Dunia II, Inggris.

Pertempuran 10 November 1945 yang berasal dari Resolusi Jihad para ulama NU di Jawa pada bulan Oktober 1945, sebab itu semangat jihad-lah yang membuat rakyat Surabaya rela mati, bukan semangat membela yang lainnya.

Sejarah Laskar Hisbullah/Sabilillah bahkan Jenderal Soedirman sangat mengandalkan pasukan Islam ini;
Sosok Jenderal Soedirman yang sangat fanatik dengan Islam, sehingga beliau selalu menyelipkan ayat-ayat jihad dalam setiap surat perintahnya. (eramuslim.com)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Allah<br />
nyalakan<br />
terus<br />
adrenalin perjuangan ini&#8230;</p>
<p>Sebagaimana Engkau alirkan pada para pejuang Islam Indonesia :<br />
Perang besar terjadi tahun 1925-1930 antara rakyat Jawa Tengah pimpinan Pangeran Diponegoro melawan penjajah kafir Belanda. Dalam buku-buku sejarah disebutkan bahwa Pangeran Diponegoro mengangkat senjata karena marah tanah leluhurnya diserobot Belanda. Ini salah besar.<br />
Sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara memaparkan bahwa iman Islam seorang Diponegoro-lah yang menyebabkan dia lebih suka keluar dari lingkungan keraton dan bergabung dengan rakyat memimpin perang melawan kafir Belanda. Salah satu pemicunya karena Belanda menerapkan pajak Blasting yang sangat menyengsarakan rakyat. Diponegoro yang melihat rakyatnya terus ditindas tidak tahan dan langsung memimpin peperangan melawan kafir belanda tersebut.<br />
“Dalam patung dan lukisan, Pangeran Diponegoro diperlihatkan tengah menghunus keris dengan tangan kanan dan tangan kirinya memegang tali kekang kuda. Ini pun tidak benar. Diponegoro bukanlah menghunus keris, tetapi memegang kitab suci al-Qur’an untuk membakar semangat jihad rakyatnya, ” papar Mansyur Suryanegara lagi.</p>
<p>Palagan Ambarawa, di mana laskar santri dan ulama mampu mengusir pasukan pemenang Perang Dunia II, Inggris.</p>
<p>Pertempuran 10 November 1945 yang berasal dari Resolusi Jihad para ulama NU di Jawa pada bulan Oktober 1945, sebab itu semangat jihad-lah yang membuat rakyat Surabaya rela mati, bukan semangat membela yang lainnya.</p>
<p>Sejarah Laskar Hisbullah/Sabilillah bahkan Jenderal Soedirman sangat mengandalkan pasukan Islam ini;<br />
Sosok Jenderal Soedirman yang sangat fanatik dengan Islam, sehingga beliau selalu menyelipkan ayat-ayat jihad dalam setiap surat perintahnya. (eramuslim.com)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

