<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pengamat Politik Fachri Ali Mengaku Sangat Terkejut</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/17/pengamat-politik-fachri-ali-mengaku-sangat-terkejut-hasil-survey-sem-institute/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/17/pengamat-politik-fachri-ali-mengaku-sangat-terkejut-hasil-survey-sem-institute/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Mon, 21 May 2012 07:04:39 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: ikhwanbatan</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/17/pengamat-politik-fachri-ali-mengaku-sangat-terkejut-hasil-survey-sem-institute/#comment-13956</link>
		<dc:creator>ikhwanbatan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 03:27:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=3601#comment-13956</guid>
		<description>MEMANG SEKARANG HARUS BERUBAH
SISTEM RUSAK TAK KAN BERTAHAN LAMA
SISTEM HAKIKI KAN BERTAHAN ABADI
WALAU SISTEM HAKIKI DITUTUPI OLEH PENGUASA BONEKA

TERNYATA SEKARANG SAATNYA DUNIA BERUBAH 

SEMANGAT WAHAI AGEN PERUBAHAN
ALLAHU AKBAR 3X!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MEMANG SEKARANG HARUS BERUBAH<br />
SISTEM RUSAK TAK KAN BERTAHAN LAMA<br />
SISTEM HAKIKI KAN BERTAHAN ABADI<br />
WALAU SISTEM HAKIKI DITUTUPI OLEH PENGUASA BONEKA</p>
<p>TERNYATA SEKARANG SAATNYA DUNIA BERUBAH </p>
<p>SEMANGAT WAHAI AGEN PERUBAHAN<br />
ALLAHU AKBAR 3X!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sri</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/17/pengamat-politik-fachri-ali-mengaku-sangat-terkejut-hasil-survey-sem-institute/#comment-13946</link>
		<dc:creator>Sri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 00:19:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=3601#comment-13946</guid>
		<description>aku terkejut kalo bang Fachri terkejut segala. Banyak penelitian yang hasilnya kaya gitu kok. Bahkan peneli Internasional.

Untuk mengatasi kesenjangan antara keinginan rakyat dan keberadaan partai, maka peluang besar untuk Partai Islam serukan syariat secarang terang dan jelas. Islam sebagai solusi tuk menyelamatkan Indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku terkejut kalo bang Fachri terkejut segala. Banyak penelitian yang hasilnya kaya gitu kok. Bahkan peneli Internasional.</p>
<p>Untuk mengatasi kesenjangan antara keinginan rakyat dan keberadaan partai, maka peluang besar untuk Partai Islam serukan syariat secarang terang dan jelas. Islam sebagai solusi tuk menyelamatkan Indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abad</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/17/pengamat-politik-fachri-ali-mengaku-sangat-terkejut-hasil-survey-sem-institute/#comment-13887</link>
		<dc:creator>abad</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 02:09:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=3601#comment-13887</guid>
		<description>subhanallah, sungguh liar biasa bila syariah diterapkan kemulyaan negeri ini akan menjadi suatu keberkahan, tapi ingat bila konsep syariah dalam bingkai demokrasi jangan berharap syariah dapat di terapkan secara total, karena subtansi demokrasi adalah menuhankan manusia. bisa jadi syariah di manipulasi oleh elit politik. "say yes islam and syariah, say no democrazy"</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah, sungguh liar biasa bila syariah diterapkan kemulyaan negeri ini akan menjadi suatu keberkahan, tapi ingat bila konsep syariah dalam bingkai demokrasi jangan berharap syariah dapat di terapkan secara total, karena subtansi demokrasi adalah menuhankan manusia. bisa jadi syariah di manipulasi oleh elit politik. &#8220;say yes islam and syariah, say no democrazy&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abi_tri</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/17/pengamat-politik-fachri-ali-mengaku-sangat-terkejut-hasil-survey-sem-institute/#comment-13874</link>
		<dc:creator>abi_tri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 21:50:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=3601#comment-13874</guid>
		<description>Sangat disayangkan Partai berlabel Islam mensekulerkan diri sehingga masyarakat menganggapnya sama engan partai sekuler. Tidak ada harapan lain keculai menegakkan syariat Islam dari luar partai pemilu....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sangat disayangkan Partai berlabel Islam mensekulerkan diri sehingga masyarakat menganggapnya sama engan partai sekuler. Tidak ada harapan lain keculai menegakkan syariat Islam dari luar partai pemilu&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Chandra Maninjau</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/17/pengamat-politik-fachri-ali-mengaku-sangat-terkejut-hasil-survey-sem-institute/#comment-13856</link>
		<dc:creator>Chandra Maninjau</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 14:44:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=3601#comment-13856</guid>
		<description>Keinginan rakyat banyak yang tidak terakomodir oleh wakilnya di parlemen.Para wakil rakyat dan penguasa memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan dan kebutuhan mereka / kelompoknya (bukan rakyat umunya)dan segera menyiapkan argumentasi yang masuk akal dan upaya optimal agar rakyat yakin bahwa putusan itu mereka ambil semata demi kepentingan rakyat.
Itu semua akan menjadi bumerang bagi mereka ketika rakyat makin cerdas dan kritis melihat segala sesuatu.Golput adalah salah satu indikator hal tsb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Keinginan rakyat banyak yang tidak terakomodir oleh wakilnya di parlemen.Para wakil rakyat dan penguasa memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan dan kebutuhan mereka / kelompoknya (bukan rakyat umunya)dan segera menyiapkan argumentasi yang masuk akal dan upaya optimal agar rakyat yakin bahwa putusan itu mereka ambil semata demi kepentingan rakyat.<br />
Itu semua akan menjadi bumerang bagi mereka ketika rakyat makin cerdas dan kritis melihat segala sesuatu.Golput adalah salah satu indikator hal tsb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iman ti bandung</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/17/pengamat-politik-fachri-ali-mengaku-sangat-terkejut-hasil-survey-sem-institute/#comment-13847</link>
		<dc:creator>iman ti bandung</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 10:42:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=3601#comment-13847</guid>
		<description>dalam demokrasi
partai islam=partai sekuler///</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dalam demokrasi<br />
partai islam=partai sekuler///</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gandi</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/17/pengamat-politik-fachri-ali-mengaku-sangat-terkejut-hasil-survey-sem-institute/#comment-13831</link>
		<dc:creator>gandi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 07:11:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=3601#comment-13831</guid>
		<description>Banyak hal di dunia ini yang sering direkayasa, termasuk sejarah yang sering disusun oleh Orde Baru maupun Orde Lama, semua disusun untuk kepentingan penguasa, bukan kepentingan pencerdasan masyarakat. selama ini yang kita lihat di lapangan hanyalah pembodohan masyarakat, bukan pencerdasan. Kami minta para pemimpin kita untuk segera bertobat. Tertutupnya pintu rahmat dan berkah dari Allah SWT kepada bangsa ini karena selama ini kita dipimpin oleh para saudagar politik, bukan pembelajar politik,




Buku-buku Sejarah Indonesia Penuh Rekayasa
Minggu, 14 September 2008

Penulisan sejarah Indonesia dalam buku-buku sejarah penuh dengan rekayasa dan upaya ini telah dilakukan pemerintah Orde Baru sejak awal berdirinya rezim sampai jatuhnya pemerintahan Soeharto, ujar sejarawan Dr. Asvi Warman Adam.

"Dalam hal ini Nugroho Notosusanto dan Pusat Sejarah ABRI sangat berperan besar dalam penulisan rekayasa sejarah itu," kata sejarawan dari LIPI itu pada seminar dan bedah buku "Ketika Sejarah Berseragam: Membongkar Ideologi Militer Dalam Sejarah Indonesia" karya Katha McGregor (Australia) di Medan, Jumat.

Menurut McGregor dalam bukunya itu, ujar Asvi Warman, terdapat tiga proyek utama Nugroho Notosusanto. Pertama adalah mengenai sejarah percobaan kudeta tahun 1965. McGregor mengatakan bahwa buku 40 Hari Kegagalan G/30S/PKI mungkin proyek penulisan sejarah yang penting yang dibuat oleh Nugroho Notosusanto.

"Menurut hemat saya, meskipun tim yang diketuai Nugroho mengerjakan penelitian kilat tersebut, inisiator atau penanggungjawab buku itu adalah Jenderal AH Nasution," katanya.

Yang kedua adalah mengenai de-Soekarnoisasi. Asvi mengatakan, ia sering mengutip sejarawan Perancis Jacques Leclerc bahwa Soekarno telah "dibunuh dua kali" (21 Juni 1970 ia wafat setelah sakit dan tidak memperoleh perawatan sebagaimana semestinya serta sejak 1 Juni 1970 peringatan hari lahir Pancasila dilarang oleh Kopkamtib).

Ketiga, adalah tentang Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa yang merupakan proyek nasional dalam bidang pendidikan yang bermula dari apa yang terjadi di kalangan ABRI.

Jenderal Jusuf selaku Panglima ABRI melaporkan kepada Presiden Soeharto bahwa banyak taruna AKABRI yang tidak kenal dengan pahlawan bangsa. Bahkan dapat ditambahkan pula bahwa buku pedoman sejarah ABRI merupakan model atau dilanjutkan dengan buku pedoman sejarah nasional yang kemudian dikenal sebagai SNI (Sejarah Nasional Indonesia).

"Untuk keperluan ketiga hal itu, selain dari penulisan sejarah nasional Indonesia, juga dibangun beberapa museum dan monumen bersejarah beserta dioramanya di samping pembuatan berbagai film. Jadi semua penulisan sejarah Indonesia, sudah tidak murni lagi dan dipenuhi dengan rekayasa militer demi kepentingan dan nama besar mereka,"katanya. (*/bee)

Sumber : KapanLagi (12 September 2008)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak hal di dunia ini yang sering direkayasa, termasuk sejarah yang sering disusun oleh Orde Baru maupun Orde Lama, semua disusun untuk kepentingan penguasa, bukan kepentingan pencerdasan masyarakat. selama ini yang kita lihat di lapangan hanyalah pembodohan masyarakat, bukan pencerdasan. Kami minta para pemimpin kita untuk segera bertobat. Tertutupnya pintu rahmat dan berkah dari Allah SWT kepada bangsa ini karena selama ini kita dipimpin oleh para saudagar politik, bukan pembelajar politik,</p>
<p>Buku-buku Sejarah Indonesia Penuh Rekayasa<br />
Minggu, 14 September 2008</p>
<p>Penulisan sejarah Indonesia dalam buku-buku sejarah penuh dengan rekayasa dan upaya ini telah dilakukan pemerintah Orde Baru sejak awal berdirinya rezim sampai jatuhnya pemerintahan Soeharto, ujar sejarawan Dr. Asvi Warman Adam.</p>
<p>&#8220;Dalam hal ini Nugroho Notosusanto dan Pusat Sejarah ABRI sangat berperan besar dalam penulisan rekayasa sejarah itu,&#8221; kata sejarawan dari LIPI itu pada seminar dan bedah buku &#8220;Ketika Sejarah Berseragam: Membongkar Ideologi Militer Dalam Sejarah Indonesia&#8221; karya Katha McGregor (Australia) di Medan, Jumat.</p>
<p>Menurut McGregor dalam bukunya itu, ujar Asvi Warman, terdapat tiga proyek utama Nugroho Notosusanto. Pertama adalah mengenai sejarah percobaan kudeta tahun 1965. McGregor mengatakan bahwa buku 40 Hari Kegagalan G/30S/PKI mungkin proyek penulisan sejarah yang penting yang dibuat oleh Nugroho Notosusanto.</p>
<p>&#8220;Menurut hemat saya, meskipun tim yang diketuai Nugroho mengerjakan penelitian kilat tersebut, inisiator atau penanggungjawab buku itu adalah Jenderal AH Nasution,&#8221; katanya.</p>
<p>Yang kedua adalah mengenai de-Soekarnoisasi. Asvi mengatakan, ia sering mengutip sejarawan Perancis Jacques Leclerc bahwa Soekarno telah &#8220;dibunuh dua kali&#8221; (21 Juni 1970 ia wafat setelah sakit dan tidak memperoleh perawatan sebagaimana semestinya serta sejak 1 Juni 1970 peringatan hari lahir Pancasila dilarang oleh Kopkamtib).</p>
<p>Ketiga, adalah tentang Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa yang merupakan proyek nasional dalam bidang pendidikan yang bermula dari apa yang terjadi di kalangan ABRI.</p>
<p>Jenderal Jusuf selaku Panglima ABRI melaporkan kepada Presiden Soeharto bahwa banyak taruna AKABRI yang tidak kenal dengan pahlawan bangsa. Bahkan dapat ditambahkan pula bahwa buku pedoman sejarah ABRI merupakan model atau dilanjutkan dengan buku pedoman sejarah nasional yang kemudian dikenal sebagai SNI (Sejarah Nasional Indonesia).</p>
<p>&#8220;Untuk keperluan ketiga hal itu, selain dari penulisan sejarah nasional Indonesia, juga dibangun beberapa museum dan monumen bersejarah beserta dioramanya di samping pembuatan berbagai film. Jadi semua penulisan sejarah Indonesia, sudah tidak murni lagi dan dipenuhi dengan rekayasa militer demi kepentingan dan nama besar mereka,&#8221;katanya. (*/bee)</p>
<p>Sumber : KapanLagi (12 September 2008)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

