KH Athian Ali M. Da’i, MA: Waspadai Gerakan Yahudi di Indonesia
HTI-Press. Ulama Jawa Barat, KH Athian Ali M. Da’i, MA, menjelaskan agar umat Islam berhati-hati dengan gerakan Yahudi di Indonesia. ”Kita harus mewaspadai gerakan Yahudi yang berkedok sosial di Indonesia,” ujar KH Athian Ali M Da’i, MA di depan ratusan peserta Halqah Islam dan Peradaban pada hari Ahad (25/01) di Alifa, Bandung.
Beliau menambahkan, banyak intelektual dan tokoh yang menjadi penopang utama organisasi tersebut. Lebih lanjut, ia menceritakan, suatu saat pernah diundang mengisi ceramah oleh pimpinan salah satu media ternama. Ternyata di forum tersebut adalah perkumpulan organisasi afiliasi Yahudi yang hampir semua tokoh yang hadir saya kenal, ujar Kyai Athian.
Untuk itu, kanjutnya lagi, diantara tugas penting kita adalah menyadarkan ummat. Saat ini, menurut Kyai Athian, tidak masalah dengan jumlah yang baru sedikit, asal jelas memiliki komitmen perjuangan.
Sementara itu, menjawab pertanyaan moderator, Ust. Ahmad Ponsen tentang bagaimana solusi permasalahan Palestina, Ust. H.M. Ismail Yusanto, menegaskan, bahwa untuk menolong korban pembantaian Israel memang harus digalang solidaritas dengan cara mengirimkan bantuan kemanusiaan.
Menurutnya untuk menghentikan kebiadaban Israel, tidak ada cara yang lain kecuali dengan jihad dan menegakkan institusi yang akan melawan kekuatan global di belakang Israel, institusi itu adalah Khilafah.
Saat ini yang penting untuk kita lakukan adalah memahamkan umat, bahwa Khilafah bukan hanya wajib tapi juga penting. Di Jakarta, beliau mencontohkan, adalah seorang ulama yang baru menyadari pentingnya kesatuan ummat dalam naungan Khilafah, baru setelah Amerika menyerang Irak.
Akan tetapi, dengan pertanyaan retoris Ust. Ismail mengatakan, apakah agar kesadaran umat muncul, kita harus ’babak belur’ dulu? Harus diserang terlebih dulu? (Humas HTI Jabar)
Cetak halaman ini























31 January 2009 pada 18:21
31 January 2009 pada 20:59
31 January 2009 pada 21:22
1 February 2009 pada 12:06
1 February 2009 pada 14:04
1 February 2009 pada 16:04
2 February 2009 pada 11:01
2 February 2009 pada 11:30
2 February 2009 pada 21:07