Sri Mulyani: Dunia Siapkan Sistem Keuangan Baru
Pasca krisis ekonomi global, dunia dalam waktu dekat akan menghadirkan sistem ekonomi keuangan baru (new financial architektur). Sistem baru tersebut akan digunakan untuk membenai ekonomi dunia yang rusak akibat krisis.
Demikian dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada pidato pembukaan di seminar Regional Capital Market Integration di Jakarta, Selasa (24/3).
Menurutnya, saat ini seluruh negara di dunia sedang berpikir untuk memperbaiki kerusakan sistem keuangan yang disebabkan kebijakan ekonomi yang salah. Sebab, hingga kini seberapa dalam dampak krisis global dan berapa waktu lamanya belum ada yang bisa mengetahui. Semua pihak pun belum tahu apa yang akan terjadi berikutnya.
Ia mencontohkan, perbaikan sistem tersebut sudah dibahas dalam pertemuan G20. Indonesia yang menyuarakan Asia di forum tersebut, kata dia, mendukung reformasi arsitektur keuangan baru tersebut.
“Dalam tatanan arsitektur keuangan yang baru ini keberadaan semua regulator, dan badan pengawas di semua negara akan saling memonitor,” kata Sri Mulyani.
Selain itu, dalam arsitektur keuangan dunia harus memiliki hubungan yang dinamis antara sektor swasta dan pemerintah. Demikian juga antara hubungan institusi keuangan dan partisipan market harus terjaga.
“Arsitektur keuangan yang baru ini akan merefleksikan percampuran pemerintah, pengatur keuangan domestik, bank international settlement, lembaga standar internasional lainnya dan organisasi pembangunan multilateral,” kata Menkeu. (mediaumat.com)
Cetak halaman ini























31 March 2009 pada 19:17
31 March 2009 pada 20:57
31 March 2009 pada 22:37
1 April 2009 pada 00:35
1 April 2009 pada 08:40
1 April 2009 pada 09:34
1 April 2009 pada 09:42
2 April 2009 pada 13:52
3 April 2009 pada 08:34
3 April 2009 pada 13:07
7 May 2010 pada 10:30