Profesor Mudjia: “Manifesto HTI Cocok untuk Diterapkan di Indonesia”
HTI Press– “Saya kira dalam tataran filosofis cocok tapi aplikasinya bagaimana?” jawab Profesor Mudjia ketika ditanya apakah manifesto HTI cocok diterapkan di Indonesia. Profesor Mudjia Rahardjo, pakar pendidikan, Sabtu (13/6) kemarin berbicara banyak terkait politik pendidikan Indonesia di Aula Universitas Gajayana Malang. Mudjia menjadi panelis dalam HIDP 6, sebuah semi talkshow yang menjadi salah satu agenda rutin bulanan HTI DPD II Malang Raya.
Guru Besar UIN Malang ini mengkritik tiga pasang capres dan cawapres, menurutnya dari ketiga capres dan cawapres itu dari sudut pandang pendidikan tidak ada yang ideal, “Tidak ada satu dari ketiga pasang capres dan cawapres, tidak ada yang mengangkat isu pendidikan, ini tragis, apa mereka tidak tahu? Tidak ada bangsa yang maju tanpa pendidikan sehingga dari ketiga pasang capres dan cawapres itu dari sudut pendidikan tidak ada yang ideal,” tegasnya.
Terkait dengan penyusunan manifesto oleh HTI ustadz Tun Kelana Jaya, sebagai narasumber selain jubir HTI dalam HIDP 6 ini, menjelaskan bahwa manifesto ini adalah usaha HTI sebagai upaya lebih konkrit agar pemahaman Hizb bisa diserap lagi oleh masyarakat.
Berkenan hadir sebagai panelis pada sesi II Bapak direktur ECORIST, Eksekutif Economic Return Institute, Ahmad Imron Rozuli, SE, M.Si. Dalam closemic-nya Ustadz Ismail Yusanto berpesan bahwa dalam perjuangan sosialisasi manifesto, penegakan syariah dan khilafah ini ada tiga hal yang harus dipegang yaitu: pertama sabar, kedua sabar dan ketiga adalah sabar. Sebelumnya Ustadz Ismail menegaskan kepada hadirin tentang syariah dan khilafah sebagai solusi dengan pertanyaannya: “Kalau bukan dengan syariah lantas dengan apa, kalau bukan dengan khilafah lantas dengan apa? La izzata illa bil Islam wala Islama illa bi syariah wala syariata illa biddaulah khilafah rosyidah ‘ala minhaj an nubuwah”. []Lajnah Ilamiyah HTI DPD II Malang Raya
Cetak halaman ini









































22 June 2009 pada 15:06
30 June 2009 pada 20:31
28 July 2009 pada 12:43
16 August 2009 pada 21:41