<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Menlu Hassan Wirajuda: Sipadan-Ligitan Memang Bukan Wilayah Indonesia</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2009/06/29/menlu-hassan-wirajuda-sipadan-ligitan-memang-bukan-wilayah-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/06/29/menlu-hassan-wirajuda-sipadan-ligitan-memang-bukan-wilayah-indonesia/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Tue, 22 May 2012 17:28:42 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: agus</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/06/29/menlu-hassan-wirajuda-sipadan-ligitan-memang-bukan-wilayah-indonesia/#comment-59881</link>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 13:40:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=13087#comment-59881</guid>
		<description>emank indonesia selalu kalah sengketa dengan malaysia....emank apa kekuatan malaysia sih&#62;???? pertahankan timor timor gak becus...pertahankan sipadan ligitan juga gak becus....senengnya komentar sana sini tiada guna...andaikan pendahulu kita tahu seperti Gajah mada, Soekarno, tahu maka beliau tidak akan terima indonesia terinjak2 martabatnya....emank pejabat hanya cari duit aja kerjaannya giliran negara dalambahaya semua pada kabur...............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>emank indonesia selalu kalah sengketa dengan malaysia&#8230;.emank apa kekuatan malaysia sih&gt;???? pertahankan timor timor gak becus&#8230;pertahankan sipadan ligitan juga gak becus&#8230;.senengnya komentar sana sini tiada guna&#8230;andaikan pendahulu kita tahu seperti Gajah mada, Soekarno, tahu maka beliau tidak akan terima indonesia terinjak2 martabatnya&#8230;.emank pejabat hanya cari duit aja kerjaannya giliran negara dalambahaya semua pada kabur&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: POPOKO</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/06/29/menlu-hassan-wirajuda-sipadan-ligitan-memang-bukan-wilayah-indonesia/#comment-41087</link>
		<dc:creator>POPOKO</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 03:14:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=13087#comment-41087</guid>
		<description>Y ALLAH,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Y ALLAH,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abdurrahman</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/06/29/menlu-hassan-wirajuda-sipadan-ligitan-memang-bukan-wilayah-indonesia/#comment-36130</link>
		<dc:creator>Abdurrahman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 06:04:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=13087#comment-36130</guid>
		<description>Indonesia dan Malaysia adalah negeri Islam, sebelum Spanyol, Inggris, Belanda, perancis datang keduanya termasuk dalam apa yang disebut nusantara yang agamanya sama (Islam) dan suku bangsanya pun sama yakni melayu, kerjasama dimasa lalu kesultanan aceh dan kesultanan Malaka (Yang keduanya masih terkait dengan pusat khilafah di istambul) dalam mengusir imprialis portugis merupakan hal yang biasa sebagai implementasi kewajiban umat Islam untuk membela negerinya dari dominasi negara kafir. 
sehingga yang terjadi saat ini berupa isu rebutan batas wilayah dan berbagai pulau dan menggerakan rakyat kedua belah pihak untuk saling membenci adalah permainan murahan dan kotor pihak-pihak yang ingin mengadu domba umat islam dan kepentingan ekonomis lainnya, seharusnya energi ke dua rakyat Indonesia dan Malaysia di arahkan untuk menyatukan kedua negerinya dalam wadah khilafah bukan untuk saling mengejek, merendahkan dan yang paling memalukan adalah rebutan tanah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia dan Malaysia adalah negeri Islam, sebelum Spanyol, Inggris, Belanda, perancis datang keduanya termasuk dalam apa yang disebut nusantara yang agamanya sama (Islam) dan suku bangsanya pun sama yakni melayu, kerjasama dimasa lalu kesultanan aceh dan kesultanan Malaka (Yang keduanya masih terkait dengan pusat khilafah di istambul) dalam mengusir imprialis portugis merupakan hal yang biasa sebagai implementasi kewajiban umat Islam untuk membela negerinya dari dominasi negara kafir.<br />
sehingga yang terjadi saat ini berupa isu rebutan batas wilayah dan berbagai pulau dan menggerakan rakyat kedua belah pihak untuk saling membenci adalah permainan murahan dan kotor pihak-pihak yang ingin mengadu domba umat islam dan kepentingan ekonomis lainnya, seharusnya energi ke dua rakyat Indonesia dan Malaysia di arahkan untuk menyatukan kedua negerinya dalam wadah khilafah bukan untuk saling mengejek, merendahkan dan yang paling memalukan adalah rebutan tanah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sekretariat Daulah</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/06/29/menlu-hassan-wirajuda-sipadan-ligitan-memang-bukan-wilayah-indonesia/#comment-36126</link>
		<dc:creator>Sekretariat Daulah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 04:33:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=13087#comment-36126</guid>
		<description>Wahai Pemerintah serta umat Islam di Malaysia dan Indonesia!
Sesungguhnya Allah telah memberikan rahmat kepada rakyat di Malaysia dan Indonesia, dengan menjadikan mereka hidup sebagai kaum muslimin, berpegang teguh kepada akidah-Nya dan bersaudara sesamanya. Janganlah kita menjadikan perpecahan dan permusuhan hanya karena suatu nikmat sumber kekayaan alam  yang Allah SWT berikan sebagai cobaan hidup di dunia. Kita semua akan menuju kampung akhirat yang kekal abadi. Janganlah kita lupa bahwa dari Allahlah segala urusan dan kepada Allahlah segalanya akan dikembalikan. 
Sedarlah bahawa hukum bermusuhan sesama Muslim jelas diharamkan oleh Islam. Oleh kerana itu, apapun bentuknya, tindakan permusuhan tersebut hendaklah dijauhi. Kaum Muslimin termasuk para tokoh masyarakat, ulama', para intelek dan pemerintah di Indonesia dan Malaysia hendaklah bersama-sama mencegah terjadinya perang saudara. Sesungguhnya yang akan mendapat keuntungan dari perang tersebut bukanlah umat Islam di kedua negara ini, tetapi negara-negara penjajah kapitalis yang memusuhi Allah dan RasulNya. Konflik ini terus berulang mau sampai kapan ?
Karena itu, sekali lagi kaum Muslim harus paham, bahwa masalah Ambalat ini bukanlah satu-satunya masalah yang terjadi di negeri mereka. Ada beribu-ribu problem dan masalah lainnya. Semuanya merupakan cabang dari problem vital, yaitu hilangnya Khilafah yang menjadi pemersatu, yang akan mengurusi urusan kaum Muslim di mana-mana.
Sesungguhnya, agenda utama kaum Muslim di seluruh penjuru dunia saat ini adalah menyatukan kaum Muslim berdasarkan Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya di bawah bendera seorang khalifah. Dengan demikian, tidak ada lagi masalah perbatasan antara sesama negeri Islam. Tidak ada lagi sengketa terhadap kepemilikan umum di negeri kaum Muslim. Negara-negara Kafir penjajah pun tidak akan tamak untuk mengeruk kekayaan kaum Muslim. Sebaliknya, kaum Muslim akan kembali sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah. Allah berfirman
  •  ••
Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk seluruh umat manusia. 
(QS Ali Imran [3]: 110).

Belum tibakah saatnya, bersegera menghampiri uluran kasih sayang dari firman Allah Swt., ini ?.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wahai Pemerintah serta umat Islam di Malaysia dan Indonesia!<br />
Sesungguhnya Allah telah memberikan rahmat kepada rakyat di Malaysia dan Indonesia, dengan menjadikan mereka hidup sebagai kaum muslimin, berpegang teguh kepada akidah-Nya dan bersaudara sesamanya. Janganlah kita menjadikan perpecahan dan permusuhan hanya karena suatu nikmat sumber kekayaan alam  yang Allah SWT berikan sebagai cobaan hidup di dunia. Kita semua akan menuju kampung akhirat yang kekal abadi. Janganlah kita lupa bahwa dari Allahlah segala urusan dan kepada Allahlah segalanya akan dikembalikan.<br />
Sedarlah bahawa hukum bermusuhan sesama Muslim jelas diharamkan oleh Islam. Oleh kerana itu, apapun bentuknya, tindakan permusuhan tersebut hendaklah dijauhi. Kaum Muslimin termasuk para tokoh masyarakat, ulama&#8217;, para intelek dan pemerintah di Indonesia dan Malaysia hendaklah bersama-sama mencegah terjadinya perang saudara. Sesungguhnya yang akan mendapat keuntungan dari perang tersebut bukanlah umat Islam di kedua negara ini, tetapi negara-negara penjajah kapitalis yang memusuhi Allah dan RasulNya. Konflik ini terus berulang mau sampai kapan ?<br />
Karena itu, sekali lagi kaum Muslim harus paham, bahwa masalah Ambalat ini bukanlah satu-satunya masalah yang terjadi di negeri mereka. Ada beribu-ribu problem dan masalah lainnya. Semuanya merupakan cabang dari problem vital, yaitu hilangnya Khilafah yang menjadi pemersatu, yang akan mengurusi urusan kaum Muslim di mana-mana.<br />
Sesungguhnya, agenda utama kaum Muslim di seluruh penjuru dunia saat ini adalah menyatukan kaum Muslim berdasarkan Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya di bawah bendera seorang khalifah. Dengan demikian, tidak ada lagi masalah perbatasan antara sesama negeri Islam. Tidak ada lagi sengketa terhadap kepemilikan umum di negeri kaum Muslim. Negara-negara Kafir penjajah pun tidak akan tamak untuk mengeruk kekayaan kaum Muslim. Sebaliknya, kaum Muslim akan kembali sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah. Allah berfirman<br />
  •  ••<br />
Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk seluruh umat manusia.<br />
(QS Ali Imran [3]: 110).</p>
<p>Belum tibakah saatnya, bersegera menghampiri uluran kasih sayang dari firman Allah Swt., ini ?.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

