Manifesto HTI Jalan Baru Indonesia [Cover]
Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.
Pembaca yang budiman, bulan Mei lalu Hizbut Tahrir Indonesia meluncurkan manifesto yang bertajuk: Manifesto Hizbut Tahrir: Jalan Baru untuk Indonesia Lebih Baik. Menifesto tersebut sesungguhnya hanyalah semacam garis-garis global dari gagasan-gagasan Hizb yang berserakan dalam berbagai kitab yang dikeluarkannya, yang semata-mata digali dari al-Quran dan as-Sunnah. Dengan manifesto yang diluncurkan tersebut, masyarakat sedikit-banyak akan mengetahui ide-ide mendasar dan global dari apa yang selama ini disuarakan dan diperjuangkan oleh Hizb di tengah-tengah umat, yang selama ini terangkum dalam jargon yang kerap didengungkan: Melanjutkan Kehidupan Islam! Meski sederhana dan singkat, hanya tiga kata, kandungan maknanya sangatlah dalam. Dengan jargon tersebut, Hizb sesungguhnya memiliki cita-cita besar agar umat Islam di seluruh dunia menyadari kembali sejarahnya yang pernah hidup 13 abad dalam naungan Islam, dalam sistem Islam, yakni dalam naungan Khilafah yang menerapkan syariah Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan. Inilah yang kurang-lebih sejak lima puluh tahun lalu, sejak berdirinya Hizb, berupaya diwujudkan kembali di tengah-tengah umat.
Peluncuran manifesto ini, sebagaimana dikemukakan oleh Ustadz Hafidz Abdurrahman, merupakan bukti kecintaan dan kepeduliaan Hizb terhadap negeri ini. Melalui manifesto ini, juga melalui ragam perjuangan Hizb di tengah-tengah umat selama bertahun-tahun, Hizb tidak pernah bosan mengingatkan umat akan kewajibannya untuk selalu terikat dengan syariah Islam dalam berbagai aspek kehidupannya, dalam sistem Khilafah. Selain itu, melalui manifesto ini, Hizb menawarkan gagasan-gagasannya untuk menjadikan Indonesia lebih baik, bahkan yang terbaik di dunia. Pasalnya, sesungguhnya negeri ini memiliki hampir semua potensi untuk menjadi sebuah negeri yang maju, besar dan adidaya yang bisa menandingi Amerika, Rusia, Eropa atau Cina. Hanya saja, untuk itu, Indonesia membutuhkan ’jalan baru’. Itulah Jalan Islam, yang selama ini, sejak negeri ini merdeka, belum pernah dicoba untuk dilembagakan dalam negara. Inilah sesungguhnya inti dari manifesto ini.
Itulah juga di antara perkara penting yang dipaparkan secara panjang-lebar dalam tema utama al-wa‘ie kali ini, di samping sejumlah tema penting lainnya yang layak untuk dibaca. Selamat membaca!
Wassalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.
Cetak halaman ini








































7 July 2009 pada 22:15
9 July 2009 pada 11:03
12 July 2009 pada 15:47
13 July 2009 pada 14:15
13 July 2009 pada 17:51
22 July 2009 pada 17:40
23 July 2009 pada 08:18
28 July 2009 pada 11:44
4 August 2009 pada 10:47
17 August 2009 pada 11:31