Wapres: Periksa Dana Talangan Century
JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla tak habis pikir dengan besarnya dana bailout yang digelontorkan untuk menyelamatkan Bank Century. Dana sebesar hampir Rp 7 triliun ini dimintanya untuk diperiksa agar tidak terjadi penyimpangan.
Wapres tidak bisa membayangkan bank kecil seperti Century saja harus membutuhkan suntikan dana hingga hampir Rp 7 triliun. ”Itu tentu harus kita periksa jumlahnya, apa alasannya. Tentu ada alasannya jumlahnya sebesar itu,” ujarnya mengomentari dana talangan Bank Century itu di kantor Wapres di Jakarta, Jumat (28/8).
Wapres sependapat dengan langkah DPR yang meminta BPK untuk memeriksa dana suntikan itu. Pemeriksaan BPK ini diyakininya sangat adil untuk mengetahui penyebabnya. ”Ya tentu Menteri Keuangan juga punya alasan yang cukup kuat karena waktu itu krisis,” sergahnya.
Keputusan penyuntikan dana hingga hampir Rp 7 triliun ini diambil sewaktu Presiden ke luar negeri. Sementara, Wapres mengungkapkan dirinya berada di dalam negeri. Sayangnya, keputusan itu tidak diberitahukan kepadanya. Karena itulah, dia mengaku tidak tahu penggelontoran dana sebesar itu ke Bank Century.
Mantan menko kesra ini mengaku tidak mendalami kasus bank yang mayoritas sahamnya kini dimiliki LPS ini. Penyelesaian atas suntikan dana triliunan rupiah itu pun dirinya tidak mengetahuinya. ”Waktu penyelesaiannya juga saya tidak dilapori, saya tidak tahu,” ucapnya.
Menurut Wapres, Presiden yang nanti meminta pertanggungjawaban atas kasus ini melalui Menkeu. Dia berpendapat mengatasi krisis ini harus dengan sikap tegas. Krisis yang melanda perbankan tidak bisa diselesaikan dengan cara terus-menerus menggelontorkan dana. ”Masalahnya bukan di situ,” tegasnya.(Republika online, 28/8/2009)
Cetak halaman ini























29 August 2009 pada 14:46
30 August 2009 pada 12:53
31 August 2009 pada 13:33