Kaum Muslim di Peshawar Disembelihi Tanpa Belas Kasihan
Kantor Penerangan Hizbut Tahrir
Di Pakistan
No : PR09055
Tanggal : 09 Dzulqa’dah 1430 H / 28 Oktober 2009 M
Keterangan Pers
Kaum Muslim di Peshawar Disembelihi Tanpa Belas Kasihan
untuk Memuaskan Nafsu Haus Darah Hillary Clinton
Selain bentangan karpet merah dalam menyambut kedatangan Hillary Clinton juga ditambah dengan aliran darah merah suci milik kaum muslim yang ditumpahkan demi penyambutan itu. Bukan kali ini saja darah kaum muslim ditumpahkan untuk menyambut pejabat Amerika yang melakukan kunjungan resmi ke Pakistan.
Institusi-institusi rahasia dan perusahaan tentara bayarannya memenuhi jalanan Peshawar dengan darah kaum muslim dengan jalan menanam bahan peledak di salah satu pasar yang sangat ramai. Untuk memuaskan nafsu haus darah Hillary Clinton, masalah itu menuntut perusahaan tentara bayaran itu untuk membunuh lebih dari 80 orang dan melukai seratus orang lainnya. Kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Sesungguhnya umat sangat paham bahwa Amerika dengan melakukan aksi-aksi semacam itu di tempat-tempat yang ramai di kota-kota Pakistan, bertujuan agar api peperangan tetap berkobar di wilayah persukuan. Cara itu sama persis dengan cara yang dilakukan oleh Amerika di Irak. Media massa belakangan melansir berita adanya gudang bahan peledak Amerika di pusat pelatihan polisi di Sihala, di mana komandan pusat pelatihan itu dilarang masuk ke dalamnya! Media massa hari ini juga melansir sebuah berita yang memicu perdebatan yang isinya bahwa orang-orang di Islamabad melihat empat orang Amerika mengemudikan kendaraan dengan plat nomor yang dipalsukan dan membawa peralatan militer canggih melalui jalanan Islamabad tanpa rasa takut atau gentar. Dan ketika patroli polisi Pakistan hendak menahannya, wakil dari kedutaan besar Amerika pun datang dan mengambil keempat orang itu beserta kendaraan mereka dan membawanya ke arah yang tidak diketahui. Yang dilakukan pemerintah menyikapi kejadian itu hanyalah diam membisu seperti orang mati yang ada di dalam kuburan. Kejadian serupa juga sudah terjadi di Islamabad dan Peshawar tetapi pemerintah tidak mengambil langkah-langkah apapun untuk menghentikan mereka.
Kejadian-kejadian ini memberi bukti bahwa bukan hanya Amerika dan perusahaan kriminal Amerika seperti Blackwater dan Dynacorp saja yang bertanggung jawab atas aksi pemboman terorisme di Pakistan. Akan tetapi pemerintah juga terlibat bersama mereka dengan melakukan peran kotor yang mencurigakan.
Sesungguhnya pengkhianatan besar yang ditambahkan oleh pemerintah ke dalam rangkaian pengkhianatannya adalah aksi penangkapan terhadap syabab Hizbut Tahrir dan orang-orang mukhlis lainnya di tengah umat ini dikarenakan mereka mengangkat kebenaran. Sementara tangan-tangan Amerika dibiarkan membunuhi kaum muslim tanpa ditindak sama sekali.
Sungguh satu-satunya jalan untuk keluar dari kekacauan yang terjadi di Pakistan adalah dengan mengusir eksistensi Amerika dari kawasan. Karenanya kami meminta kaum muslim untuk keluar dari sikap diam membisu mereka selama ini dan lalu turun ke jalan-jalan untuk mencampakkan para penguasa pengkhianat. Para penguasa itu merupakan produk dari NRO. Mereka adalah bagian dari orang-orang yang menyebarkan peperangan di Quetta dan di selatan Punjab dan di seluruh penjuru Pakistan. Kami juga meminta kepada orang-orang mukhlis dari militer untuk tidak membuang waktu dengan jalan duduk-duduk saja tidak membebaskan Pakistan dari penjajahan Amerika dan tidak beraktifitas sungguh-sungguh untuk menegakkan Daulah Khilafah dengan memberikan nushrah mereka kepada Hizbut Tahrir untuk melepaskan diri dari eksistensi Amerika di kawasan yang menjadi penyebab fitnah dan kerusakan.
Naveed Butt
Juru Bicara Resmi Hizbut Tahrir di Pakistan
Cetak halaman ini







































5 November 2009 pada 12:08
5 November 2009 pada 14:15
5 November 2009 pada 17:27
5 November 2009 pada 17:48
6 November 2009 pada 00:25
6 November 2009 pada 06:54
9 November 2009 pada 08:46
17 November 2009 pada 22:48