<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Musim Haji Kali ini, Dimana Pemimpin (Amir) Kaum Muslimin ?</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/17/musim-haji-kali-ini-dimana-pemimpin-amir-kaum-muslimin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/17/musim-haji-kali-ini-dimana-pemimpin-amir-kaum-muslimin/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Wed, 23 May 2012 23:54:38 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: syarif</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/17/musim-haji-kali-ini-dimana-pemimpin-amir-kaum-muslimin/#comment-46882</link>
		<dc:creator>syarif</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 06:34:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=16521#comment-46882</guid>
		<description>Assalamualaikum wr wb,
Saya selalu berfikir, kenapa ummat islam, khususnya pemerintah kita dan arab saudi,mengurus jamaah haji, dari dulu sampai sekarang, masih amburadul dan tidak profesional.sementara jepang mengurus pabriknya diseluruh dunia dengan jumlah karyawan ratusan juta stip hari diurus bisa,itu berarti pengurus haji - tidak profesional.- adanya korupsi yang tidak terbongkar. - adanya pembodohan (tidak transparan dalam audit keungan). bagaimana daulah islamiyah (khilafah)  bisa tegak, kalau kwalitas pengurus haji seperti ini, orang kafir ketawa melihatnya.Hentikan sekarang juga, ganti mereka. saya fikir masih banyak ummat islam yang memiliki kwalitas yang bagus. ini adalah hal yangt sangat penting karena ini rukun islam ke 5, dan berhubungan langsung dengan semua lapisan ummat islam.Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim: hentikan semua kebobrokan , Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr wb,<br />
Saya selalu berfikir, kenapa ummat islam, khususnya pemerintah kita dan arab saudi,mengurus jamaah haji, dari dulu sampai sekarang, masih amburadul dan tidak profesional.sementara jepang mengurus pabriknya diseluruh dunia dengan jumlah karyawan ratusan juta stip hari diurus bisa,itu berarti pengurus haji - tidak profesional.- adanya korupsi yang tidak terbongkar. - adanya pembodohan (tidak transparan dalam audit keungan). bagaimana daulah islamiyah (khilafah)  bisa tegak, kalau kwalitas pengurus haji seperti ini, orang kafir ketawa melihatnya.Hentikan sekarang juga, ganti mereka. saya fikir masih banyak ummat islam yang memiliki kwalitas yang bagus. ini adalah hal yangt sangat penting karena ini rukun islam ke 5, dan berhubungan langsung dengan semua lapisan ummat islam.Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim: hentikan semua kebobrokan , Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ibn ilys</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/17/musim-haji-kali-ini-dimana-pemimpin-amir-kaum-muslimin/#comment-46283</link>
		<dc:creator>ibn ilys</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 08:32:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=16521#comment-46283</guid>
		<description>Sungguh kami sangat merindukan adanya pemimpin umat, yg akan menjaga kehormatan,darah &#38; kemuliaan umat ...Ya ALLAH smoga KAU segera beri kami pemimpin untuk kami bait padanya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh kami sangat merindukan adanya pemimpin umat, yg akan menjaga kehormatan,darah &amp; kemuliaan umat &#8230;Ya ALLAH smoga KAU segera beri kami pemimpin untuk kami bait padanya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fikrul</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/17/musim-haji-kali-ini-dimana-pemimpin-amir-kaum-muslimin/#comment-46135</link>
		<dc:creator>Fikrul</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 05:28:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=16521#comment-46135</guid>
		<description>Sekapur Sirih Buat Jemaah Haji.
-------------------------------

-Kau harus bersyukur sepenuh hati
kerana kau kini bergelar tetamu Ilahi

-Aku tahu pengorbananmu
untuk sampai ke situ
besar sekali
meninggalkan kampung halaman
dan mereka yang kau cintai.

-Aku juga tahu perjalanan ini
mungkin, seumur hidupmu hanya sekali.

-Oleh itu saudaraku
jangan kau lepaskan kesempatan ini
jayakanlah ibadahmu seluruh diri
kerana tiada kemulian yang tertinggi
dari bersujud di hadapan Tuhan Yang Abadi.

-Tataplah wajah tanah itu
hitunglah batu-batu, hidulah debu-debu
kerana bekas-bekas perjuangan nabimu
masih basah di situ.

-Sungguh, kota Mekkah dan Madinah
adalah kitab sirah yang terdedah
hidup dan penuh faedah
tuntunan berkiprah
mantap tanpa goyah.

-Sapalah saudara-saudaramu
walau mereka berlainan suku
jalinlah tali persaudaranmu
atas nama akidah yang satu.

-Campaklah dirimu
ke dalam lautan manusia berjuta itu
biar kuyup dan basah bersama
tengelam hingga ke dasarnya
kerana kau adalah mereka
dalam sendu dan tawa.

-Bawalah gelombang manusia berjuta itu
mengalir dari lautan rohani
menyerbu dalam deru nusa yang satu
ke lautan hidup duniawi.

-Pukullah pantai kawat berduri itu
yang selama ini meliliti pergerakanmu
untuk menjunjung perintah dan larangan tuhanmu
biar butir-butir pasir pantai itu
masin bersama garam gelombangmu.

-Adakah pantai kawat berduri yang tidak terobohkan
oleh ombak menggunung tinggi api tsunami?
Manakah kawat berduri yang tajam berkilauan
maka terputus rantaian badai besi keyakinan suci?
-------------------------------------------------
Fikrul Mustanir
Kelana Jaya
November 2009</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sekapur Sirih Buat Jemaah Haji.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>-Kau harus bersyukur sepenuh hati<br />
kerana kau kini bergelar tetamu Ilahi</p>
<p>-Aku tahu pengorbananmu<br />
untuk sampai ke situ<br />
besar sekali<br />
meninggalkan kampung halaman<br />
dan mereka yang kau cintai.</p>
<p>-Aku juga tahu perjalanan ini<br />
mungkin, seumur hidupmu hanya sekali.</p>
<p>-Oleh itu saudaraku<br />
jangan kau lepaskan kesempatan ini<br />
jayakanlah ibadahmu seluruh diri<br />
kerana tiada kemulian yang tertinggi<br />
dari bersujud di hadapan Tuhan Yang Abadi.</p>
<p>-Tataplah wajah tanah itu<br />
hitunglah batu-batu, hidulah debu-debu<br />
kerana bekas-bekas perjuangan nabimu<br />
masih basah di situ.</p>
<p>-Sungguh, kota Mekkah dan Madinah<br />
adalah kitab sirah yang terdedah<br />
hidup dan penuh faedah<br />
tuntunan berkiprah<br />
mantap tanpa goyah.</p>
<p>-Sapalah saudara-saudaramu<br />
walau mereka berlainan suku<br />
jalinlah tali persaudaranmu<br />
atas nama akidah yang satu.</p>
<p>-Campaklah dirimu<br />
ke dalam lautan manusia berjuta itu<br />
biar kuyup dan basah bersama<br />
tengelam hingga ke dasarnya<br />
kerana kau adalah mereka<br />
dalam sendu dan tawa.</p>
<p>-Bawalah gelombang manusia berjuta itu<br />
mengalir dari lautan rohani<br />
menyerbu dalam deru nusa yang satu<br />
ke lautan hidup duniawi.</p>
<p>-Pukullah pantai kawat berduri itu<br />
yang selama ini meliliti pergerakanmu<br />
untuk menjunjung perintah dan larangan tuhanmu<br />
biar butir-butir pasir pantai itu<br />
masin bersama garam gelombangmu.</p>
<p>-Adakah pantai kawat berduri yang tidak terobohkan<br />
oleh ombak menggunung tinggi api tsunami?<br />
Manakah kawat berduri yang tajam berkilauan<br />
maka terputus rantaian badai besi keyakinan suci?<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Fikrul Mustanir<br />
Kelana Jaya<br />
November 2009</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: saudin</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/17/musim-haji-kali-ini-dimana-pemimpin-amir-kaum-muslimin/#comment-46016</link>
		<dc:creator>saudin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 05:26:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=16521#comment-46016</guid>
		<description>Ya.. Allah...
Mana Pemimpin Kami...
Musim Haji Terus Berlalu
Namun Harapan Kami Belum Engkau Kabulkan...
Kabulkanlah Ya Allah Harapan Kami...
Amin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya.. Allah&#8230;<br />
Mana Pemimpin Kami&#8230;<br />
Musim Haji Terus Berlalu<br />
Namun Harapan Kami Belum Engkau Kabulkan&#8230;<br />
Kabulkanlah Ya Allah Harapan Kami&#8230;<br />
Amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

