Menkum HAM: Kasus Nenek Minah Memalukan

Menkum HAM: Kasus nenek Minah memalukan (setelah dijatuhkan hukuman 1,5 bln, hanya karena 3biji kakao seharga 500 rupiah). (detik.com,20/11)

KOMENTAR:
(1) Sistem hukum di negeri ini benar-benar bobrok, hukum hanya untuk rakyat jelata dan lemah;
(2) Orang kuat dan berduit, pengemplang BLBI, perampok Century, yang jelas-jelas merugikan negara ratusan triliun rupiah hingga kini masih bebas;
(3) Omong kosong berharap keadilan pada sistem dan rezim yang korup. Hanya Islam dengan Khilafahlah satu-satunya harapan bagi negeri ini.

Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

8 komentar untuk “Menkum HAM: Kasus Nenek Minah Memalukan”

  1. zainul abidin :

    Kami sebagai umat muslim berkeinginan kuat untuk terbentuknya DAULAH KHILAFAH…….agar INDONESIA terbebas dari kedzoliman dari para BEDEBAH yang mengatas namakan diri mereka umat ISLAM

  2. Nain :

    setuju….
    Allahu Akbar…!!!

  3. Abi Ibra :

    Allahu Akbar

  4. salim :

    wah..wah.. klo wong cilik bersalah hukum cepat ditegakkan tapi klo wong licik bersalah mereka diam pura-pura tidak tahu..

  5. khamza Az Zahra :

    yah..seperti itulah hukum di negeri ini..Bila rakyat miskin yang melakukan kesalahan proses hukumnya secepat kilat..giliran pejabat2(orang2 berduit)melakukan kesalahan(korupsi..proses hukumnya berbelit2..dan pada akhirnya kasusnya..hilangggggg….di telan Angin..

  6. nafisah :

    peradilan di negeri ini memang sudah benar-benar membabi buta.
    apalagi para penegak hukumnya, sudah tidak bisa diharapkan.
    mungkin memang yang ada dlm pkiran mereka hanya uang,uang dn uang.(homo homeni lupus)

  7. fauzi ismail :

    Tunggulah Azab Allah kan segera datang wahai penguasa negeri….!!!!

  8. hauradewi :

    Khilafah We are waiting for u.,,,,,,,,
    let me see you before the die have take me from the world..

Tinggalkan Komentar