HIP 12 Sulsel: Mengurai Benang Kusut Korupsi di Indonesia

HTI Press. “Yang ada tambal sulam, bukan reformasi malah “reparasi” ! ujar Bapak Abraham Samad (Pengacara Muslim) yang kontan disambut  tawa riuh peserta dalam HIP seri 12  yang disesaki peserta itu di Aula STIA LAN ahad 22/11 dengan tema “Mengurai Benang Kusut Korupsi di Indonesia”. Selain beliau yang didaulat sebagai pembicara ketiga juga turut dihadirkan pembicara lain seperti Al Ustadz KH. Sanusi Baco (Ketua MUI Sul-Sel), Bapak Laode Abdul Gani, SH, MH (Dosen Unhas), dan Bapak Harits Abu Ulya dari DPP HTI.Dalam pemaparannya KH. Sanusi Baco menyorot krisis keimanan yang menjadi penyebab sikap korup.

Lebih lanjut Bapak Abdul Gani lebih melihat pada undang-undang kita yang sedari awal memang bermasalah. Ini diaminkan oleh Bapak Abraham Samad. Bahkan lebih dari itu beliau mengatakan tidak itu saja struktur hukum yang didalamnya ada aktor penegakan hukum seperti polisi dan jaksa  begitu mudahnya mendapat pengaruh dari pemilik modal pada semua level. Begitu juga subtansi hukum, dan budaya hukum kita sendi-sendinya sudah hancur. Sehingga kalau ini terus menerus terjadi bisa saja terjadi people power. Melanjutkan pemaparan Bapak Abraham, Bapak Harits melihat bahwa akar dari sikap korup sebenarnya dikembalikan pada dua hal yakni: Pertama,individu yang tidak memiliki integritas dan paradigma yang jelas. Kedua, sistem kita yang merupakan produk mayoritas parlemen yang sekuler.Yang otomatis material hukum dari sana tidaklah cukup menyelesaikan persoalan secara tuntas apalagi sudah cacat sejak awal. Sehinnga Pak Abraham mengharuskan adanya reposisi sistem dan ganti orang.

Ditanya tentang solusi, Bapak Harits dengan tegas mengatakan harus kembali pada Islam. Dengan menerapkan sistem penggajian yang layak, pemberlakuan hukum yang tegas, keteladanan dari pemimpin, dan integritas keimanan yang kuat. Tapi tidak sekedar itu saja, melainkan harus menerapakan syariat islam pada semua  sektor kehidupan.  Metodenya adalah thalabun nushrah (meminta pertolongan) yakni mengkooptasi orang-orang yang memiliki kekuatan untuk loyal pada islam. (LI-HTI Sulsel)

registrasi peserta

registrasi peserta

Antusias, peserta membludak sebagian terpaksa berdiri

Antusias, peserta membludak sebagian terpaksa berdiri

HIP 12 HTI Sulsel, Mengurai benang Kusut korupsi di Indonesia

HIP 12 HTI Sulsel, Mengurai benang Kusut korupsi di Indonesia

narasumber kiri-kanan, ust harits abu ulya,abraham samad SH.MH, aliwardana(moderator),AGH. Sanusi Baco Lc, Laode abdul Gani SH,MH

narasumber kiri-kanan, ust harits abu ulya,abraham samad SH.MH, aliwardana(moderator),AGH. Sanusi Baco Lc, Laode abdul Gani SH,MH

peserta HIP menyimak pemaparan materi

peserta HIP menyimak pemaparan materi

Ridwan Pattabone,Tokoh Masyrakat sulsel menanggapi pemateri

Ridwan Pattabone,Tokoh Masyrakat sulsel menanggapi pemateri

sesi tanya jawab, peserta  mengurai sisi lemahnya sistem hukum indonesia

sesi tanya jawab, peserta mengurai sisi lemahnya sistem hukum indonesia

Ust Harits Abu Ulya, sistem islam solusi korupsi di Indonesia

Ust Harits Abu Ulya: sistem islam solusi korupsi di Indonesia

Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Magnolia Ask.com Yahoo! MyWeb Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot Spurl StumbleUpon Technorati
Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

Satu komentar untuk “HIP 12 Sulsel: Mengurai Benang Kusut Korupsi di Indonesia”

  1. fariz_j :

    luar biasa semangat ikhwa ikhwa makassar………….gulung sekularisme di bumi sulsel.Allahu Akbar

Tinggalkan Komentar