Ridwan Saidi: Patung Obama untuk Jilat AS
JAKARTA-Budayawan Ridwan Saidi menilai pembuatan patung Presiden AS Barack Obama merupakan upaya menjilat pemerintah AS untuk maksud tertentu. Tindakan itu dilakukan oleh sekelompok pengusaha Indonesia yang didukung oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo melalui pemasangan patung Obama.
“Apa Fauzi (Fauzi Bowo) ingin jadi presiden dengan memberi panjer dulu ke Amerika dalam bentuk patung Obama,” kata Ridwan, di kantor Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Rabu (16/12). Dia mengatakan, Fauzi harus diturunkan dari posisinya sebagai sebagai gubernur jika melakukan hal itu.
Ridwan melihat tidak ada relevansi memasang patung Obama di Taman Menteng. Dia menganggap hal itu berlebihan sekaligus memalukan bagi bangsa Indonesia. “Jika ingin mengenang Obama, buat saja prasasti, bukan patung,” kata dia. Prasasti itu pun jangan ditempatkan di wilayah publik.
“Tempatkan prasastinya di SD Menteng itu (tempat Obama bersekolah),” kata Ridwan bersungut-sungut. Dia mendesak patung Obama segera dipindahkan dari Taman Menteng dan disimpan saja di museum.
Dia mengatakan, masih banyak tokoh dan pahlawan di dalam negeri yang butuh mendapat penghormatan. Ridwan menambahkan, adanya patung seorang presiden di luar negaranya merupakan suatu hal yang tidak lazim.
Dikatakannya, memang ada negara yang menghormati dan ingin mengenang pemimpin negara lain. “Tapi tidak dalam bentuk patung,” kata dia. Mantan Presiden Soekarno diabadikan menjadi nama jalan di suatu negara, bukan patung. (Republika online, 16/12/2009)
Cetak halaman ini







































16 December 2009 pada 17:58
16 December 2009 pada 19:20
17 December 2009 pada 03:18
17 December 2009 pada 06:42
17 December 2009 pada 07:33
17 December 2009 pada 10:12
17 December 2009 pada 11:13
17 December 2009 pada 11:57
17 December 2009 pada 11:59
17 December 2009 pada 12:10
17 December 2009 pada 15:06
17 December 2009 pada 16:10
18 December 2009 pada 08:55
18 December 2009 pada 10:18
19 December 2009 pada 10:40
20 December 2009 pada 13:38