Tarhib Muharram 1431 H DPD HTI Kota Bogor
HTI Press. Tak seperti biasanya, mesjid Alumni IPB Baranangsiang Bogor dipadati jama’ah pada kamis malam (17/12). Ratusan jama’ah ikhwan menunaikan shalat Isya berjama’ah hingga luar mesjid. Rupanya, mereka adalah para peserta pawai obor dalam rangka menyambut datangnya bulan Muharam 1431 H yang diselenggarakan oleh DPD HTI Kota Bogor.
Setelah shalat Isya, lebih dari 200 peserta berkumpul di sekitar tugu kujang dengan obor menyala di tangan. Tak ketinggalan, pasukan pembawa bendera ar-roya pun ikut dalam barisan. Dengan pengawalan dari kepolisian dan tim satgas HTI, peserta berjalan beriringan mengelilingi kebun raya Bogor sambil meneriakkan takbir, yel-yel , dan orasi.
Pawai yang diikuti anggota dan simpatisan HTI ini tidak dimaksudkan sebagai euforia pegantian tahun Hijriyah. Tapi sebagai momentum untuk mengingatkan umat agar meninggalkan sistem kapitalisme yang selama ini menyengsarakan rakyat. Di tahun baru Islam, bisa jadi awal menuju tegaknya Khilafah dan penerapan syariah oleh negara. Hal ini terlihat dari spanduk yang dibawa peserta “Sambut Muharram: Tinggalkan Kapitalisme Menuju Syariah dan Khilafah”.
Pawai obor berakhir di mesjid alumni IPB yang disambung dengan tausyiah oleh Ust. Rahmat Kurnia dari DPP HTI. Beliau mengingatkan kepada para peserta untuk selalu komitmen dalam dakwah Islam. Jadi pengemban dakwah, jangan setengah-setengah. Jika ridho Allah swt yang jadi tujuan kita, tidak ada alasan untuk bersikap ragu dalam mengorbankan harta, waktu, pikiran, tenaga, atau keluarga dalam berdakwah. Untuk menguatkan hati, benahi kedekatan kita dengan al-Khaliq dalam shalat malam, tilawah qur’an, dan ibadah sunnah nafilah. Menjelang pukujl 11 malam, peserta membubarkan diri dengan membawa tekad untuk lebih totalitas dalam dakwah. Tahun baru semangat baru![341]
Cetak halaman ini






























