<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: ACFTA-PASAR BEBAS 2010: &#8220;BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA&#8221;</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Thu, 24 May 2012 11:14:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: theresia A.Sitompul</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-57343</link>
		<dc:creator>theresia A.Sitompul</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 13:55:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-57343</guid>
		<description>satu-satunya yg berhak mengatasi dan menghentikan hal ini adalah kepala negara, karna mau tidak mau,,, suka tidak suka kalau Pemimpin sudah mengambil sikap dan bisa memilah2 dari awal kerja sama pasti hal ini tidak akan terjadi dan menjadi masalah klimaks di periode pergntian Pemimpin negara selanjutnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>satu-satunya yg berhak mengatasi dan menghentikan hal ini adalah kepala negara, karna mau tidak mau,,, suka tidak suka kalau Pemimpin sudah mengambil sikap dan bisa memilah2 dari awal kerja sama pasti hal ini tidak akan terjadi dan menjadi masalah klimaks di periode pergntian Pemimpin negara selanjutnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: van</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-56783</link>
		<dc:creator>van</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 06:05:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-56783</guid>
		<description>kalau memang ACFTA di berlakukan di indonesia...pemerintah indonesia harus siap untuk membantu para UKM yang kalah bersaing dengan pedagang cina nantik.......paling penting dalam bidang prmodalan dan pengetahuan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau memang ACFTA di berlakukan di indonesia&#8230;pemerintah indonesia harus siap untuk membantu para UKM yang kalah bersaing dengan pedagang cina nantik&#8230;&#8230;.paling penting dalam bidang prmodalan dan pengetahuan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: daudz</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-56273</link>
		<dc:creator>daudz</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 04:40:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-56273</guid>
		<description>emangnya sudah menjadi suatu keharusan bagi semua negara2 untuk membuka diri akan adanya perdagangan bebas ini? ataukah indonesia ada pilihan untuk bs mnolak atau tdak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>emangnya sudah menjadi suatu keharusan bagi semua negara2 untuk membuka diri akan adanya perdagangan bebas ini? ataukah indonesia ada pilihan untuk bs mnolak atau tdak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: thomas hidayat</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-56120</link>
		<dc:creator>thomas hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 02:15:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-56120</guid>
		<description>Sebelum diberlakukannya ACFTA juga kita sudah DIAJAJH sama produk2 cina, apalagi SEKARANG……intinya “Pemerintah kita kurang TEGAS dalam mengantisipasi semuanya ini, hanya bisa bikin berbagai peraturan dan perundang-undangan tanpa implementasi yang jelas; gampang menetujui perjanjian tanpa memikirkan dampak yang diakibatkan”. Marilah kt bersatu untuk menegakan WIBAWA Bangsa yang kita Cintai ini…….</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum diberlakukannya ACFTA juga kita sudah DIAJAJH sama produk2 cina, apalagi SEKARANG……intinya “Pemerintah kita kurang TEGAS dalam mengantisipasi semuanya ini, hanya bisa bikin berbagai peraturan dan perundang-undangan tanpa implementasi yang jelas; gampang menetujui perjanjian tanpa memikirkan dampak yang diakibatkan”. Marilah kt bersatu untuk menegakan WIBAWA Bangsa yang kita Cintai ini…….</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Asri Aisyah El Zahra</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-55230</link>
		<dc:creator>Asri Aisyah El Zahra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 02:26:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-55230</guid>
		<description>Sekarang apabilan hanya menyalahkan pemerintah saja dan tidak melakukan apapun, apa yang akan etrjadi?? Kehancuranlah di depan mata.. Maka, dimulai dari kita, terutama pemuda bangsa, untuk memajukan dan menunjukkan loyalitas kita pada bangsa. Bila makan masih di KFC, hape masih produk 'mereka', dan berbagai divisi lain, pantaskah kita untuk menggugat??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang apabilan hanya menyalahkan pemerintah saja dan tidak melakukan apapun, apa yang akan etrjadi?? Kehancuranlah di depan mata.. Maka, dimulai dari kita, terutama pemuda bangsa, untuk memajukan dan menunjukkan loyalitas kita pada bangsa. Bila makan masih di KFC, hape masih produk &#8216;mereka&#8217;, dan berbagai divisi lain, pantaskah kita untuk menggugat??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ary</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-54554</link>
		<dc:creator>ary</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 03:30:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-54554</guid>
		<description>setidaknya pemerintah juga wajib membantu usahawan kita agar bisa meningkatkan kualitas produk untuk bersaing,bukan maju perang tanpa punya senjata yang ampuh dan efektif untuk menang dalam persaingan......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setidaknya pemerintah juga wajib membantu usahawan kita agar bisa meningkatkan kualitas produk untuk bersaing,bukan maju perang tanpa punya senjata yang ampuh dan efektif untuk menang dalam persaingan&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rahman</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-54441</link>
		<dc:creator>rahman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 17:44:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-54441</guid>
		<description>Ass.Wr.Wb.

kita tidak dapat untuk selamanya menutup diri dari dunia internasional. globalisasi telah terjadi dengan berbagai macam faktor. jika memang kita semua memilih untuk terus larut dalam amarah dengan keadaan sekarang ini. kita dapat dengan sepuas-puasnya menyalahkan orang lain dan pemerintah, dan takdir sendiri sekalipun. tidak akan perubahan.

lagipula adanya produk-produk dari luar negeri tidak terlepas dari alasan yang, menurut saya, adalah paling utama, yaitu karena ada permintaan dari sebuah pasar (dalam konteks ini, pasar itu adalah negara kita).

tidak ada bedanya, rakyat kita beli barang dari eropa, maupun cina. barang-barang tersebut berasal dari luar negeri. jika diperhatikan kita tidak cinta kepada barang-barang dalam negeri (dalam logika ekstrim, apakah kita sesungguhnya masih cinta dengan negeri ini?).

dengan sikap apatis tersebut terhadap asal barang-barang yang kita beli, para pengusaha kita tidak akan pernah dapat dukungan yang mereka butuhkan untuk bersaing dengan "penjajah" dalam era modern ini.

dampak krisis keuangan global tidak begitu menyentuh kawasan asia tenggara, termasuk indonesia, itu jika dibandingkan dengan america, maupun eropa. bukti atas pernyataan tersebut adalah tertariknya uni eropa untuk melakukan kerja sama dengan asean. padahal pada masa sebelum krisis keuangan global, uni eropa tidak sekalipun terlihat ingin bekerja sama dengan asean. dengan ini, mereka secara tidak langsung, mengakui bahwa anggota-anggota asean memiliki potensi yang besar dalam perekonomian dunia.

untuk bangkit dari kebodohan dan kemiskinan, adalah sebuah pilihan. perubahan tidak akan datang dengan sendirinya. lihatlah sejarah barat. mereka memperjuangkan segalanya, hingga mencapai keadaan sekarang ini. saya bukannya membenarkan segalanya tentang dunia barat (dan sepatutnya saya kira untuk menekan hal ini). mereka (sepertinya) sadar bahwa untuk mencapai kejayaan, adalah tidak datang dengan sendirinya. 

ini adalah perjanjian ASEAN (The Association of Southeast Asian Nations), yang anggotanya adalah bukan hanya indonesia, dengan cina. kita tidak sendirian menghadapi perdagangan bebas dengan cina. kita juga bukan pertama kali menghadapi perdagangan bebas. kita sudah memasuki perdagangan bebas, yaitu AFTA, sebelum ini, pada tahun 2002. ataukah kita akan mengakui bahwa singapore, atau malaysia, adalah lebih baik daripada kita? saya harap tidak adalah jawabannya.

tetaplah optimis. cintailah produk dalam negeri. sikap pesimis akan menghasilkan kemunduran yang lebih jauh. sebaliknya, kemajuan adalah sebuah pilihan.

Wassalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.Wr.Wb.</p>
<p>kita tidak dapat untuk selamanya menutup diri dari dunia internasional. globalisasi telah terjadi dengan berbagai macam faktor. jika memang kita semua memilih untuk terus larut dalam amarah dengan keadaan sekarang ini. kita dapat dengan sepuas-puasnya menyalahkan orang lain dan pemerintah, dan takdir sendiri sekalipun. tidak akan perubahan.</p>
<p>lagipula adanya produk-produk dari luar negeri tidak terlepas dari alasan yang, menurut saya, adalah paling utama, yaitu karena ada permintaan dari sebuah pasar (dalam konteks ini, pasar itu adalah negara kita).</p>
<p>tidak ada bedanya, rakyat kita beli barang dari eropa, maupun cina. barang-barang tersebut berasal dari luar negeri. jika diperhatikan kita tidak cinta kepada barang-barang dalam negeri (dalam logika ekstrim, apakah kita sesungguhnya masih cinta dengan negeri ini?).</p>
<p>dengan sikap apatis tersebut terhadap asal barang-barang yang kita beli, para pengusaha kita tidak akan pernah dapat dukungan yang mereka butuhkan untuk bersaing dengan &#8220;penjajah&#8221; dalam era modern ini.</p>
<p>dampak krisis keuangan global tidak begitu menyentuh kawasan asia tenggara, termasuk indonesia, itu jika dibandingkan dengan america, maupun eropa. bukti atas pernyataan tersebut adalah tertariknya uni eropa untuk melakukan kerja sama dengan asean. padahal pada masa sebelum krisis keuangan global, uni eropa tidak sekalipun terlihat ingin bekerja sama dengan asean. dengan ini, mereka secara tidak langsung, mengakui bahwa anggota-anggota asean memiliki potensi yang besar dalam perekonomian dunia.</p>
<p>untuk bangkit dari kebodohan dan kemiskinan, adalah sebuah pilihan. perubahan tidak akan datang dengan sendirinya. lihatlah sejarah barat. mereka memperjuangkan segalanya, hingga mencapai keadaan sekarang ini. saya bukannya membenarkan segalanya tentang dunia barat (dan sepatutnya saya kira untuk menekan hal ini). mereka (sepertinya) sadar bahwa untuk mencapai kejayaan, adalah tidak datang dengan sendirinya. </p>
<p>ini adalah perjanjian ASEAN (The Association of Southeast Asian Nations), yang anggotanya adalah bukan hanya indonesia, dengan cina. kita tidak sendirian menghadapi perdagangan bebas dengan cina. kita juga bukan pertama kali menghadapi perdagangan bebas. kita sudah memasuki perdagangan bebas, yaitu AFTA, sebelum ini, pada tahun 2002. ataukah kita akan mengakui bahwa singapore, atau malaysia, adalah lebih baik daripada kita? saya harap tidak adalah jawabannya.</p>
<p>tetaplah optimis. cintailah produk dalam negeri. sikap pesimis akan menghasilkan kemunduran yang lebih jauh. sebaliknya, kemajuan adalah sebuah pilihan.</p>
<p>Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dashadnyana</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-53940</link>
		<dc:creator>dashadnyana</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 03:01:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-53940</guid>
		<description>Sebelum diberlakukannya ACFTA juga kita sudah DIAJAJH sama produk2 cina, apalagi SEKARANG......intinya "Pemerintah kita kurang TEGAS dalam mengantisipasi semuanya ini, hanya bisa bikin berbagai peraturan dan perundang-undangan tanpa implementasi yang jelas; gampang menetujui perjanjian tanpa memikirkan dampak yang diakibatkan". Marilah kt bersatu untuk menegakan WIBAWA Bangsa yang kita Cintai ini.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum diberlakukannya ACFTA juga kita sudah DIAJAJH sama produk2 cina, apalagi SEKARANG&#8230;&#8230;intinya &#8220;Pemerintah kita kurang TEGAS dalam mengantisipasi semuanya ini, hanya bisa bikin berbagai peraturan dan perundang-undangan tanpa implementasi yang jelas; gampang menetujui perjanjian tanpa memikirkan dampak yang diakibatkan&#8221;. Marilah kt bersatu untuk menegakan WIBAWA Bangsa yang kita Cintai ini&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ardi</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-53506</link>
		<dc:creator>ardi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 03:07:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-53506</guid>
		<description>apa yang sudah kita lakukan?coba cek barang2 di rumah, lebih banyak produk lokal atau produk luar negeri?khususnya produk China?pemerintah tidak bisa bertindak sendiri, butuh bantuan dari masyarakat. Mungkin kita bs contoh Jepang, mereka sangat cinta dg produk dalam negeri. Meski harganya mahal, mereka lebih pilih produk dalam negeri. Bagaimana dengan masyarakat Indonesia?
Selain itu, sikap pesimis ga akan menghasilkan apa2 selain kemunduran. Terus berusaha jadi lebih baik. Kalau ga percaya sama pemerintah, y ga usah terlalu berharap kepada mereka. Kita masih bs berkembang sendiri kan? Ayo, benahi diri kita masing2 dulu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa yang sudah kita lakukan?coba cek barang2 di rumah, lebih banyak produk lokal atau produk luar negeri?khususnya produk China?pemerintah tidak bisa bertindak sendiri, butuh bantuan dari masyarakat. Mungkin kita bs contoh Jepang, mereka sangat cinta dg produk dalam negeri. Meski harganya mahal, mereka lebih pilih produk dalam negeri. Bagaimana dengan masyarakat Indonesia?<br />
Selain itu, sikap pesimis ga akan menghasilkan apa2 selain kemunduran. Terus berusaha jadi lebih baik. Kalau ga percaya sama pemerintah, y ga usah terlalu berharap kepada mereka. Kita masih bs berkembang sendiri kan? Ayo, benahi diri kita masing2 dulu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ann</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-53400</link>
		<dc:creator>ann</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2010 03:23:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/01/12/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri-ekonomi-indonesia/#comment-53400</guid>
		<description>kenapa semua orang hanya mencermati ACFTA dari segi negatifnya saja? sepertinya Cina adalah monster yang akan menerkam Indonesia dan Indonesia hanya akan DIAM saja.
padahal pada kenuyataannya, agreement ini berbicara mengenai ASEAN dan CINA, BUKAN INDONESIA dan CINA. 
ada negara lain di dalam perjanjian itu yang jangan dilupakan. 
Indonesia sedang butuh kepercayaan diri untuk menghadapi ini bukan malah rongrongan dari dalam yang malah membuat kesdaan tambah tidak kondusif.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenapa semua orang hanya mencermati ACFTA dari segi negatifnya saja? sepertinya Cina adalah monster yang akan menerkam Indonesia dan Indonesia hanya akan DIAM saja.<br />
padahal pada kenuyataannya, agreement ini berbicara mengenai ASEAN dan CINA, BUKAN INDONESIA dan CINA.<br />
ada negara lain di dalam perjanjian itu yang jangan dilupakan.<br />
Indonesia sedang butuh kepercayaan diri untuk menghadapi ini bukan malah rongrongan dari dalam yang malah membuat kesdaan tambah tidak kondusif.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

