Nafais Tsamarat: Menjaga Lisan dengan Akal
Sayyidina ‘Ali –Karramallahu wajhah– berkata:
Jika (seseorang) sempurna akalnya, maka ia akan sedikit bicaranya..
Bagi orang berakal, lisan (omongan)-nya berada di belakang akalnya. Namun bagi orang bodoh, akal (pikiran/hati)-nya berada di belakang lisannya…
Lisan itu bagaikan serigala, jika bisa selamat darinya, maka akan selamat..
Akal akan menjaga pengalaman dan sebaik-baik pengalamanmu adalah apa yang bisa memberimu pelajaran.
Cetak halaman ini























7 February 2010 pada 16:35
12 February 2010 pada 15:08
15 February 2010 pada 13:45
1 March 2010 pada 07:15
2 March 2010 pada 01:10
14 March 2010 pada 18:30