Nafais Tsamarat: Ilmu dan Adab

Abu Zakaria al-Anbari berkata: Ilmu tanpa adab bagaikan api tanpa kayu bakar. Adab tanpa ilmu bagaikan ruh tanpa jasad (Imam as-Sam’ani, Adab al-Imla’ wa al-Istimla’; al-Khathib al-Baghdadi, Kitab al-Jami’, juz I, hal 17).
Maka, ilmu dan adab harus menyatu dalam diri Muslim, dan semestinya semakin berilmu, harus semakin beradab.

Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

3 komentar untuk “Nafais Tsamarat: Ilmu dan Adab”

  1. Mustaghist :

    BismiLLAH…
    Jika seseorang itu mempunyai ilmu, maka seakan-akan dia semakin rendah di mata ALLOH. Tidaklah guna orang yang berilmu tapi tidak beradab serta tidak mempunyai sopan santun. Orang mu’min adalah menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.

  2. tin azizah :

    jangan karena kita berilmu kemudian kita pongah, tirulah padi semakin berisi, maka semakin merunduk.”ingatlah sombonng itu hanya pakaian Allah”, kita tak pantas memakainya.

  3. Abu Dhila :

    ilmu yang banyak yang dimiliki seorang muslim akan tercermin pada akhlak dan adab yang baik terhadap saudaranya…sehingga akan menumbuhkan rasa kecintaan karena ALLOH ‘Azza wa Jalla..

Tinggalkan Komentar