Tyasno Sudarto: Kita Terjebak Problem di Hilir, Lupa Problem di hulu!

Umat harus waspada! Ada sebuah sistem yang berbahaya yang sedang diterapkan saat ini sistem yang melahirkan masalah. Untuk menutupi masalah tersebut dibuatlah masalah baru, kemudian masalah yang baru tersebut ditutupi lagi dengan masalah berikutnya. Dari semua masalah itu tidak ada yang dituntaskan, ada pun yang terlihat sebagai penyelesaian itu hanya masalah hilir, bukan hulu yang menyebabkan berbagai masalah hilir tadi.

Skandal pemilu ditutupi skandal Century, Century menguap ditiup Skandal Gayus, misalnya. “Itulah manajemen konflik, produksi dari masyarakat kapitalisme musuh kaum Muslim!” papar Mantan Kasad Tyasno Sudarto dalam acara Halaqah Islam dan Peradaban (HIP) ke-19, Ahad (11/4) siang di Wisma Antara, Jakarta.

Ia mengajak untuk menyadari sumber yang dihulu itu, semua itu berpangkal dari tidak diterapkannya syariah Islam. “Jadi kita juga harus lihat sumbernya yang ada di hulu itu, tegakkan hukum Allah, semua sudah ada di Islam” ujarnya mantap.

Dalam talkshow  yang bertemakan Markus Menggoyang Polri, Masa Depan Polri untuk Keadilan antara Harapan dan Kenyataan itu Tyasno menyampaikan harapannya. “Tentu polisi di masa yang akan datang pasti akan lebih baik!” tandasnya.

Namun hal itu hanya akan terjadi bila memenuhi dua syarat. Pertama sistem kepolisian Indonesia sudah mengadopsi apa-apa yang sudah ditunjukkan Allah dan dicontohkan Rasul. Kedua Pemimpin yang baik yang menjadi teladan.

“Tidak hanya dikepolisian yang harus dikoreksi tetapi juga di TNI dan lain-lainnya, semua harus diganti dengan sistem yang sesuai dengan fitrah manusia yaitu sistem dari Allah!” pekiknya dan disambut takbir sekitar 500 peserta yang hadir.

Dalam acara bulanan yang diselenggarakan Hizbut Tahrir Indonesia itu hadir pula sebagai pembicara Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji, Ketua Presidium Indonesian Police Watch Neta S Pane, Dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Bambang Widodo Umar, dan Jubir HTI Muhammad Ismail Yusanto.

Semua pembicara sepakat bahwa masalah yang terus mendera institusi Polri tidak lepas dari masalah sistem dan kepemimpinan. Hanya dalam sistem yang baik, polisi yang baik akan lahir.

Ternyata, ujar Ismail, Mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah sangat mendukung tegaknya kembali Khilafah. “Karena di dalam struktur pemerintahan Islam itu tidak ada KPK-nya!” guyon Ismail menirukan alasan Burhanuddin, kemudian disambut gelak tawa hadirin.

Namun demikian, papar Ismail, Islam memiliki mekanisme yang jelas dan tegas untuk mencegah terjadinya korupsi. Jangankan suap, hadiah saja buat pejabat haram, itu yang pertama. Kedua, Islam menerapkan sistem pembuktian terbalik. Setiap pejabat yang diangkat maupun selesai mejabat harus melaporkan jumlah harta kekayaannya, setiap ada penambahan harta pejabat tersebut harus mampu membuktikan harta tersebut di dapan dari cara yang halal, bila tidak hartanya akan disita dan di masukan ke Baitul Mal.  Ketiga, hukuman ta’zir yang tegas dan keras terhadap koruptor dari kurungan hingga hukuman mati.

Susno pun mengoreksi penggunaan istilah korupsi. Menurutnya orang-orang yang berbuat curang tersebut tidak layak disebut koruptor. “Saya tidak setuju dengan sebutan korupsi sebut saja garong, rampok!” tandasnya agar konotasinya menjadi orang yang hina. Karena saat ini ada gejala orang bangga menjadi koruptor.

Seperti yang ditanyakan salah seorang peserta kepada Neta S Pane, mengapa para koruptor di televisi senyum-senyum apakah mereka senang atau gila? Dengan lugas Neta menjelaskan bahwa koruptor yang senyum sat ditangkap itu merasa sebagai selebritis dan semua bisa dibayar.

Para koruptor atau para perampok ini sangat menikmati fasilitas di penjara yang mewah. Ada yang membawa ajudannya sampai tiga orang. Bisa pulang ke rumah seminggu tiga kali. “Jadi mereka tersenyum di televisi ketika ditangkap itu menertawakan hukum kita!” paparnya.

Semuanya harus dirubah. “Sistem pemerintahan ya begini, kalau tidak berubah ya begini terus,” ujar Bambang Widodo Umar menambahkan. (mediaumat.com, 12/4/2010)

Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

20 komentar untuk “Tyasno Sudarto: Kita Terjebak Problem di Hilir, Lupa Problem di hulu!”

  1. abu hammam :

    alkhamdulillah, moga moga banyak jenderal dan perwira polisi yang sadar dan tobat, untuk kembali kepada Syariat Allah dan memperjuangkan hilafah Islamiyah, dan berikanlah kekuatan pada mereka…”ya Allah”.

  2. @nakboy :

    kapitalisme sistem sampah, bau busuk dan nular, orang di sekitarnya jadi bau, ISLAM harum semerbak menyegarkan sipapun yang menghirupnya. TEGAKKAN SYARIAT ISLAM SEKARANG JUGA….

  3. Santri PPRM :

    Hizbut Tahrir di seluruh dunia kini sedang menunggu dukungan penyerahan kekuasaan dari seorang panglima Angkatan bersenjata dari negara-negara muslim khususnya yg besar untuk menegakkan khilafah. Tidak rindukah umat ini untuk kembali menjadi umat terbaik dengan menaati Allah SWT dengan menjalankan syariat secara kaaffah

  4. Vai Revolita :

    Teruslah berjuang bapak-bapak, walau banyak yang menentang!! di era tidak ditegakkannya hukum Allah….semua bisa dibolak-balik,tapi yakinlah kebenaran itu takkan pernah bisa dikalahkan kejahatan….Allah maha melihat dan kuasa atas segala sesuatu!Allahu Akbar!!

  5. Syaifullah :

    Allahu Akbar untuk Pak Tyasno Sudarto, ya begitu lah pak kalau kita tidak mau menggunakan hukum-hukum (aturan) Allah. Tunggu saja kehancuran itu akan datang. Allahu Akbar

  6. Mithun :

    Subhanallah walhamdulillah
    Makin banyak pendukung dan penolong dakwah ini
    Yaa Rabb, kami yakin dengan nashrullahMu untuk mengakhiri semua penderitaan ini.

  7. dyah amir zainun :

    sebenarnya yang memprihatinkan adalah para atasan/pejabat yang tidak takut akan adzab Allah.. hati mereka benar” matio, tak peduli dengan orang” di bawah yang terkena dampaknya..

  8. ummu Hanief :

    ya begitulah Hukum di Indonesia tidak membuat takut para koruptor, mudah2an syariat Islam dan khilafah segera tegak
    agar ada pembalasan yg setimpal atas perbuatannya!!!

  9. aghie92 :

    ALLAHU AKBAR!!!!!!!!!

    KHILAFAH DI DEPAN MATA..
    TUNGGU APALAGI SODARAKU..
    JALAN MENUJU RAHMAT ALLAH SUDAH MENANTI..
    GAPAILAH DGN SEKUAT TENAGAMU!!!!!!!!!!

  10. jahsyi :

    wahhh….sikap yg kayak gini nih yg sangat diharapkan umat ….. pasti perubahan yg baik akan segera terjadi,,,salut buat mantan Kasad Tyasno Sudarto dan mantan kabareskrim pak susno duaji….semoga kalian tetap dalam prinsip kbnaran

  11. Ibnu Aziz :

    Askum.
    Bravo pak Susno.Mari kita sikat pengemplang uang rakyat, dan jangan lupa suarakan Syariat Islam di Institusi anda..!

  12. abidiva :

    itulah buah sistem demokrasi yang sudah gak layak dipake,buang masukan ke tong sampah,ganti dengan syariahislam
    Allah akbar

  13. Rayasha :

    G taU maLu emAnk Tu pAra GaroNg ….

  14. Eko Irwanto :

    Allhu Akbar…..
    Mudah-mudahan pak susno Duadji menjadi tokoh sekaligus pejuang Syariah & Khilafah……

  15. Awal :

    Sistem pemerintahan & sistem perpajakan tlah menzholimi rakyat. Krn peraturan penyelenggaraan negara kurang mengontrol prilaku aparat negara & dari eksploitasi sumber daya alam (SDA) yg harusnya kita dpt transfer teknologi/ilmu dr pihak asing agar mandiri, justru yg terjadi SDA tergadaikan. Kas negara, cendrung lbh banyak diambil dgn cara menciptakan aneka pajak yg malah memberatkan rakyat, anggaran (sumbernya dr pajak dan utang LN)lbh bnyk dihabiskan unt gaji pegawai pemerintah. Harus dibuat lbh keras dalam memantau rekening aparat pemerintahan & keluarganya.

  16. fathullahi :

    Daulah Khilafah makin dekat..

  17. Dhany :

    Semoga ALLAH melindungi orang2 yg Berjuang Menegakkan Hukum2 Allah..Aku Sangat setuju kalau diterapkan hukum2 ALLAH Di indonesia ini CZ tidak diragukan lg kebenaran dan keadilan hukum allah tersebut Dan aku tidak mau munafik kalau aku sangat merindukan syariat islam…Aku merasa Bangsa indonesia yg kita cintai ini telah letih memikul kemaksiatan2 Yg dilakukan oleh penduduk indonesia ini & Karna itulah Bencana demi bencana menimpa bangsa indonesia yg tercinta ini…

    Cataran: Kemaksiatan Disebabkan oleh Ketidak tegasan dalam menerapkan hukum…Dan Hanya Hukum2 allah Yg paling tegas..!!!
    Melawan Hukum ALLAH.. neraka jahanaM Yg akan didapat!!
    Menegakkan hukum allah..Surga yg akan di dapat!!

  18. adhiba1924 :

    Allahu akbar!!!
    semakin banyak yang dibukakan mata dan hatinya oleh Allah

    KHILAFAH
    cooming soon…

  19. misbach :

    TERUS BERJUANG DEMI TEGAKNYA SYARIAH DAN KHILAFAH…ALLAHU AKBAR !!!

  20. reja :

    jendral spt ini yg seharusnya jd presiden. allahu akbar

Tinggalkan Komentar