<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kontes Waria Depok Berkedok Seminar Hukum</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/30/kontes-waria-depok-berkedok-seminar-hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/30/kontes-waria-depok-berkedok-seminar-hukum/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Fri, 25 May 2012 03:14:45 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: Ibnu Taqiyuddin al-Bassam</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/30/kontes-waria-depok-berkedok-seminar-hukum/#comment-54713</link>
		<dc:creator>Ibnu Taqiyuddin al-Bassam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 08:30:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=20199#comment-54713</guid>
		<description>Masya Allah.., ternyata orang-orang Liberal begitu massif melakukan manuvernya dalam melakukan penyesatan dan pengkaburan thd Islam..
Setelah sebelumnya muncul kontroversi terhadap perkumpulan kaum Gay, kini 'giliran' waria.., dan ini pun merupakan imbas dari penerapan demonscrazy
Kalo orang-orang Liberal begitu semangat memperjuangkan idenya yang jelas bathil, maka sejatinya kaum Muslim harus lebih semangat dari itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masya Allah.., ternyata orang-orang Liberal begitu massif melakukan manuvernya dalam melakukan penyesatan dan pengkaburan thd Islam..<br />
Setelah sebelumnya muncul kontroversi terhadap perkumpulan kaum Gay, kini &#8216;giliran&#8217; waria.., dan ini pun merupakan imbas dari penerapan demonscrazy<br />
Kalo orang-orang Liberal begitu semangat memperjuangkan idenya yang jelas bathil, maka sejatinya kaum Muslim harus lebih semangat dari itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bang toyib</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/30/kontes-waria-depok-berkedok-seminar-hukum/#comment-54691</link>
		<dc:creator>Bang toyib</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 22:18:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=20199#comment-54691</guid>
		<description>Inilah perang antara kebatilan dan kebenaran ,mrk senantiasa mencari jln u/mengadu domba umat dg aparat oleh krn itu umat hrs paham ini .mari berjuang hanya u/syariah dan khilafah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Inilah perang antara kebatilan dan kebenaran ,mrk senantiasa mencari jln u/mengadu domba umat dg aparat oleh krn itu umat hrs paham ini .mari berjuang hanya u/syariah dan khilafah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Musran</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/30/kontes-waria-depok-berkedok-seminar-hukum/#comment-54687</link>
		<dc:creator>Musran</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 16:19:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=20199#comment-54687</guid>
		<description>Biasa sistem demokrasi memang memberikan ruang untuk melegalkan manusia semakin bermaksiat kepada Allah SWT. Bersyukurlah FPI masih melakukan kontrol sosial di masyarakat, meskipun tidak menyelesaikan masalah. cobah bayangkan jika Daulah Islam sudah tegak, maka tidak akan ada kegiatan seminar yang berkedok membuat hukum untuk melegalkan jenis kelamin buatan mereka (wariyah), pada Allah SWT jelas-jelas hanya menciptakan dua jenis kelamin yakni laki-laki dan perempuan,jadi tidak ada jenis kelamin ketiga...!!!. Mereka itu (wariyah) merupakan penyakit sosial, akibat salah didik dalam keluarganya. Maka mestinya mereka itu harus segerah bertaubat sebelum dimatikan Allah atau di paksa Daulah untuk kembali pada jenis kelaminnya yang sebenarnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Biasa sistem demokrasi memang memberikan ruang untuk melegalkan manusia semakin bermaksiat kepada Allah SWT. Bersyukurlah FPI masih melakukan kontrol sosial di masyarakat, meskipun tidak menyelesaikan masalah. cobah bayangkan jika Daulah Islam sudah tegak, maka tidak akan ada kegiatan seminar yang berkedok membuat hukum untuk melegalkan jenis kelamin buatan mereka (wariyah), pada Allah SWT jelas-jelas hanya menciptakan dua jenis kelamin yakni laki-laki dan perempuan,jadi tidak ada jenis kelamin ketiga&#8230;!!!. Mereka itu (wariyah) merupakan penyakit sosial, akibat salah didik dalam keluarganya. Maka mestinya mereka itu harus segerah bertaubat sebelum dimatikan Allah atau di paksa Daulah untuk kembali pada jenis kelaminnya yang sebenarnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widodo</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/30/kontes-waria-depok-berkedok-seminar-hukum/#comment-54686</link>
		<dc:creator>widodo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 15:45:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=20199#comment-54686</guid>
		<description>Mereka tidak sadar bahwa komunitas gay yang mereka adakan ibaratnya sekelompok orang yang sedang melobangi kapal agar mereka dapat memperoleh air tanpa bersusah payah, namun sejatinya tindakan tersebut sangat membahayakan penumpang kapal yang lain,demikian sebuah gambaran masyarakat ada yang melakukan kemaksiatan akan berdampak pada masyarakat yang lain karena azab Allah swt tidak akan memilah orang baik atau jahat semua akan kena. Maka pembubaran komunitas tsb adalah bentuk pencegahan azab yang bisa jadi akan kita terima bersama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mereka tidak sadar bahwa komunitas gay yang mereka adakan ibaratnya sekelompok orang yang sedang melobangi kapal agar mereka dapat memperoleh air tanpa bersusah payah, namun sejatinya tindakan tersebut sangat membahayakan penumpang kapal yang lain,demikian sebuah gambaran masyarakat ada yang melakukan kemaksiatan akan berdampak pada masyarakat yang lain karena azab Allah swt tidak akan memilah orang baik atau jahat semua akan kena. Maka pembubaran komunitas tsb adalah bentuk pencegahan azab yang bisa jadi akan kita terima bersama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

