Hizbut Tahrir Indonesia Mengutuk Serangan Biadab Zionis Israel Atas Konvoi Kapal Freedom Frotilla
Nomor: 180/PU/E/06/10
Jakarta, 01 Juni 2010/18 Jumadi Tsani 1431 H
PERNYATAAN
HIZBUT TAHRIR INDONESIA
Mengutuk Serangan Biadab Zionis Israel Atas Konvoi Kapal Freedom Frotilla
Biadab! Itulah kata paling tepat untuk menggambarkan serangan brutal yang dilakukan tentara Israel terhadap konvoi kapal Freedom Flotilla yang membawa 10 ribu ton bantuan kemanusiaan ke Gaza. Setelah sekian lama (lebih dari 3 tahun) diblokade oleh tentara Israel sedemikian sehingga warga Palestina yang tinggal di wilayah itu mengalami kesulitan pasokan bahan bakar, listrik, air dan juga makanan dan obat-obatan, kini Israel juga menyerang konvoi kapal untuk misi kemanusiaan yang diikuti oleh ratusan relawan dari berbagai negara, termasuk Indonesia. 19 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Ini adalah aksi kesekian kali yang menjadi bukti kebiadaban Zionis Israel.
Berkenaan dengan hal ini, Hizbut Tahrir Indonesia menyatakan:
1. Mengutuk dengan sangat keras serangan biadab itu. Tindakan ini menunjukkan siapa sesungguhnya Israel. Ia tidak lain adalah negara penjajah yang sangat kejam. Sementara itu, diamnya negara-negara di dunia, khususnya negara-negara Barat termasuk PBB, dan kalaupun mengutuk tidak diikuti dengan tindakan nyata, atas tindakan biadab Israel menunjukkan bahwa HAM hanyalah slogan kosong yang hanya diperuntukkan buat negara Barat dan sekutunya, tapi tidak buat warga Palestina atau umat Islam. Disebut melanggar HAM bila yang menjadi korban adalah warga mereka, sementara bila tindakan keji menimpa warga Palestina atau umat Islam, mereka diam saja dan tidak pernah menyebut itu sebagai pelanggaran HAM. Serangan biadab Israel itu juga menunjukkan bahwa global war on terrorism atau perang global melawan teroris juga hanyalah kedok belaka untuk memerangi Islam. Bila sungguh-sungguh ingin memerangi teroris, mengapa tindakan ini dibiarkan dan para pejabat Israel yang bertanggung jawab juga tidak disebut teroris?
2. Menyerukan kepada penguasa negeri-negeri muslim untuk bersatu mengerahkan pasukan dan persenjataan militernya untuk menghentikan kebiadaban Israel dan melindungi warga Palestina di sana, termasuk melindungi semua misi untuk menolong mereka yang sangat membutuhkan itu. Bila tidak, sesungguhnya penguasa negeri-negeri muslim berarti turut membiarkan terjadinya kedzaliman dan penderitaan warga Palestina.
3. Menyerukan kepada umat Islam untuk secara sungguh-sungguh berjuang bagi tegaknya kembali Khilafah Islam, karena hanya Khilafah sajalah yang bisa menyatukan 1,5 milyar umat Islam seluruh dunia dengan segenap potensi yang dimiliki. Dan hanya dengan persatuan saja umat Islam akan memiliki kekuatan untuk melindungi diri, harta, kehormatan dan tanah negeri-negeri Islam, termasuk membebaskan Palestina dari cengkeraman Israel dan melawan kebiadabannya seperti yang tengah dilakukan sekarang ini.
Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia
Muhammad Ismail Yusanto
Hp: 0811119796 Email: Ismailyusanto@gmail.com
Cetak halaman ini























1 June 2010 pada 09:19
1 June 2010 pada 09:35
1 June 2010 pada 09:57
1 June 2010 pada 10:03
1 June 2010 pada 10:14
1 June 2010 pada 10:22
1 June 2010 pada 10:36
1 June 2010 pada 10:44
1 June 2010 pada 11:35
1 June 2010 pada 17:20
1 June 2010 pada 18:57
1 June 2010 pada 20:10
1 June 2010 pada 20:59
2 June 2010 pada 06:26
2 June 2010 pada 07:14
2 June 2010 pada 08:03
2 June 2010 pada 09:48
2 June 2010 pada 09:54
2 June 2010 pada 11:34
2 June 2010 pada 12:02
2 June 2010 pada 14:42
2 June 2010 pada 14:56
2 June 2010 pada 16:54
3 June 2010 pada 07:22
3 June 2010 pada 07:33
3 June 2010 pada 07:34
3 June 2010 pada 11:12
3 June 2010 pada 14:08
3 June 2010 pada 19:08
3 June 2010 pada 20:08
3 June 2010 pada 20:08
3 June 2010 pada 22:16
4 June 2010 pada 00:23
4 June 2010 pada 03:30
4 June 2010 pada 13:39
4 June 2010 pada 17:00
4 June 2010 pada 20:21
4 June 2010 pada 20:46
4 June 2010 pada 21:57
5 June 2010 pada 07:30
5 June 2010 pada 14:57
5 June 2010 pada 19:06
5 June 2010 pada 21:11
6 June 2010 pada 00:44
6 June 2010 pada 06:49
6 June 2010 pada 12:31
6 June 2010 pada 16:49
6 June 2010 pada 18:49
6 June 2010 pada 22:41
10 June 2010 pada 09:49
16 June 2010 pada 20:13
18 June 2010 pada 22:31
24 June 2010 pada 20:25