<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pemerintah Terkesan Cuek Melihat Kenaikan Harga Pangan</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/06/30/pemerintah-terkesan-cuek-melihat-kenaikan-harga-pangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/06/30/pemerintah-terkesan-cuek-melihat-kenaikan-harga-pangan/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Fri, 25 May 2012 06:31:02 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: Dedi E Kusmayadi</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/06/30/pemerintah-terkesan-cuek-melihat-kenaikan-harga-pangan/#comment-57819</link>
		<dc:creator>Dedi E Kusmayadi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 08:11:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=21534#comment-57819</guid>
		<description>Betul harga bahan kebutuhan bahan pangan sekarang mengalami fluktuasi kenaikan harga, hal ini karena mahalnya biaya operesional para petani di daerah dan mahalnya pupuk oleh karena swasembada pupuk perlu diberikan lagi oleh pemerintah kepada para petani di daerah dalam supply demand.Dan itu sebagai akibat dari peralihan pasar Tradisional ke pasar modern. Dari identifikasi terlihat bahwa preferensi konsumen dalam mengalihkan ke tempat pasar tradisional memang sangat lemah, sehingga ketika disandingkan dengan pasar modern yang lebih kuat daripada modal, teknologi, dan manajemen, para pedagang tersebut nampaknya akan tersisih secara ilmiah. Sebagai contoh sekarang pasar modern sekarang telah memasuki kota-kota kecamatan. Sebagai dampaknya akibat kenaikan harga tersebut sangat terasa sekali bagi kebutuhan dapur, restaurant, dan para pengguna jasa makanan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betul harga bahan kebutuhan bahan pangan sekarang mengalami fluktuasi kenaikan harga, hal ini karena mahalnya biaya operesional para petani di daerah dan mahalnya pupuk oleh karena swasembada pupuk perlu diberikan lagi oleh pemerintah kepada para petani di daerah dalam supply demand.Dan itu sebagai akibat dari peralihan pasar Tradisional ke pasar modern. Dari identifikasi terlihat bahwa preferensi konsumen dalam mengalihkan ke tempat pasar tradisional memang sangat lemah, sehingga ketika disandingkan dengan pasar modern yang lebih kuat daripada modal, teknologi, dan manajemen, para pedagang tersebut nampaknya akan tersisih secara ilmiah. Sebagai contoh sekarang pasar modern sekarang telah memasuki kota-kota kecamatan. Sebagai dampaknya akibat kenaikan harga tersebut sangat terasa sekali bagi kebutuhan dapur, restaurant, dan para pengguna jasa makanan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kaka</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/06/30/pemerintah-terkesan-cuek-melihat-kenaikan-harga-pangan/#comment-57381</link>
		<dc:creator>kaka</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 06:13:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=21534#comment-57381</guid>
		<description>Ya, iyalah pemerintah g peduli...
Mereka baru akan memperhatikan kondisi masyarakat kalo mau pemilihan lagi. Supaya mereka bisa terpilih lagi n moroton duit rakyat lagi.
Sudah cukup kita berharap pada perampok!!!
BANGUN!!!
Kita harus bangun &#38; memperjuangkan nasib rakyat.
G ada lagi diam terpaku atau terbius manatap matahari.
Kalau memang perlu jatuhkan bulan ke bumi....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya, iyalah pemerintah g peduli&#8230;<br />
Mereka baru akan memperhatikan kondisi masyarakat kalo mau pemilihan lagi. Supaya mereka bisa terpilih lagi n moroton duit rakyat lagi.<br />
Sudah cukup kita berharap pada perampok!!!<br />
BANGUN!!!<br />
Kita harus bangun &amp; memperjuangkan nasib rakyat.<br />
G ada lagi diam terpaku atau terbius manatap matahari.<br />
Kalau memang perlu jatuhkan bulan ke bumi&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

