<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Jenderal AS Sebut &#8220;Pembantaian&#8221; di Afghanistan Hiburan Menyenangkan</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/07/12/jenderal-as-sebut-pembantaian-di-afghanistan-hiburan-menyenangkan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/07/12/jenderal-as-sebut-pembantaian-di-afghanistan-hiburan-menyenangkan/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Fri, 25 May 2012 08:10:12 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: Ucu Hirawan</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/07/12/jenderal-as-sebut-pembantaian-di-afghanistan-hiburan-menyenangkan/#comment-57938</link>
		<dc:creator>Ucu Hirawan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 13:51:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=21754#comment-57938</guid>
		<description>Teror kekejaman, kekejian dilandasi kebencian berlebihan terhadap manusia...itulah contoh kebobbrokan etika dan mental (pelanggaran HAM oleh pemuja HAM)...masihkah kita tertunduk malu dan tersipu-sipu untuk sekedar menirukan good father dahulu berbisik: "go to hell americano". Eh...ya dilalah...taoubaaaat...malah membuat patung penghormatan sekedar untuk langgengnya kekuasaan &#38; kekayaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Teror kekejaman, kekejian dilandasi kebencian berlebihan terhadap manusia&#8230;itulah contoh kebobbrokan etika dan mental (pelanggaran HAM oleh pemuja HAM)&#8230;masihkah kita tertunduk malu dan tersipu-sipu untuk sekedar menirukan good father dahulu berbisik: &#8220;go to hell americano&#8221;. Eh&#8230;ya dilalah&#8230;taoubaaaat&#8230;malah membuat patung penghormatan sekedar untuk langgengnya kekuasaan &amp; kekayaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rizzatul Azzam</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/07/12/jenderal-as-sebut-pembantaian-di-afghanistan-hiburan-menyenangkan/#comment-57879</link>
		<dc:creator>Rizzatul Azzam</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 10:32:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=21754#comment-57879</guid>
		<description>Betapa biadabnya kaum kafir dalam memerangi umat Islam. Untuk itu pendirian khilafah merupakan harga mati.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betapa biadabnya kaum kafir dalam memerangi umat Islam. Untuk itu pendirian khilafah merupakan harga mati.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mahmood Zuhdi</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/07/12/jenderal-as-sebut-pembantaian-di-afghanistan-hiburan-menyenangkan/#comment-57858</link>
		<dc:creator>Mahmood Zuhdi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 05:34:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=21754#comment-57858</guid>
		<description>Orang-orang begini adalah pengecut yang nyata. Peperangan bagi mereka merupakan beban yang terpaksa ditanggung dengan mimpi ngeri sehingga mati demi untuk menyenangkan hati pemerintah dan golongan kapitalis yang memberi mereka makan. Sekiranya tentera-tentera mereka diberi pilihan untuk pulang ke rumah dari terus berperang dengan kaum muslimin, pastinya kita akan melihat medan tempur itu kosong tidak berpenghuni. Yang kelihatan hanyalah para mujahidin yang ikhlas dan bekas tapak kakai musuh yang lari bertempiaran...
Mengapakah kaum muslimin masih lagi takut dengan orang-orang sebegini...bangkitlah wahai muslimin semua... bersatulah kita mengejar kemuliaan yang Rasulullah janjikan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang-orang begini adalah pengecut yang nyata. Peperangan bagi mereka merupakan beban yang terpaksa ditanggung dengan mimpi ngeri sehingga mati demi untuk menyenangkan hati pemerintah dan golongan kapitalis yang memberi mereka makan. Sekiranya tentera-tentera mereka diberi pilihan untuk pulang ke rumah dari terus berperang dengan kaum muslimin, pastinya kita akan melihat medan tempur itu kosong tidak berpenghuni. Yang kelihatan hanyalah para mujahidin yang ikhlas dan bekas tapak kakai musuh yang lari bertempiaran&#8230;<br />
Mengapakah kaum muslimin masih lagi takut dengan orang-orang sebegini&#8230;bangkitlah wahai muslimin semua&#8230; bersatulah kita mengejar kemuliaan yang Rasulullah janjikan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

