Intelektual Jateng Turut Berjuang untuk Kebangkitan Islam
HTI Press. Kampanye syariah dan khilafah yang diselenggarakan di beberapa negara pada bulan ini, akhirnya sampai pada giliran Semarang yang menggelar dua acara besar secara bersamaan, Acara yang bertajuk Workshop Intelektual ” Peran Intelektual Dalam kebangkitan ISLAM’ ini memang diadakan secara khusus untuk para intelektual yang berada di kampus kampus besar Jawa tengah Utara seperti UNDIP, UNNES, Unissula, UMK dll yang telah kontak secara intensif dengan para syabab HTI. Acara digelar pada tanggal 25 Juli di Gedung Widya puraya Undip ini dihadiri 30 Intelektual dari beberapa kampus.
Workshop Intelektual ini dibuka oleh ketua DPD HTI jateng Ir Abdullah IAR, MT dengan pidato penuh semangat di depan Intelektual bahwa di pundak merekalah Kebangkitan Islam, Karena Intelektual adalah salah satu pilar yang menentukan dalam Perubahan. Hadir pula sebagai Keynote Speaker DR.dr. Rofiq Anwar, S.PPA tokoh Senior yang tetap muda karena semangatnya ini memaparkan konspirasi global dalam melemahkan Islam dan menghilangkanya dalam peradaban. Tokoh ICMI yang pernah dua kali memimpin Universitas Islam terbesar di Jawa Tengah kembali mengingatkan bahwa siapa lagi yang akan membangkitkan kemulyaan Islam kalau bukan para Intelektual.
Ir Dwi Condro triono yang hadir sebagai pembicara tunggal menggebrak dengan kritikan kepada oarang yang masih berharap bahwa kebangkitan Islam dengan teknologi sama sekali tidak, ucapnya membuat intelektual yang hadir semakin antusias. Ahli retorika yang lahir di rembang ini semakin ‘ Menggemaskan ketika mengurai kegagalan demi kegagalan sistem sekuler kapitalis secara konsep dan penerapannya. Sekali lagi tokoh cerdas yang akrab dipanggil Abu Haris ini menekankan bahwa Kebangkitan Islam hanya bisa diraih ketika Islam diterapkan secara kaffah dan diperjuangkan secara politis intelektual. Sesi diskusi berjalan gayeng dengan beberapa pertanyaan dari peserta.
Di akhir acara, Moderator yang juga Pimpinan Masyarakat Nuklir Jawa Tengah Choirul Anam S.Si, MSi menggaris bawahi bahwa “silahkan para intelektual seperti biasa berkecimpung dalam kepakarannya, dan sekarang ditambah dengan aktivitas dakwah politik untuk membangkitkan kesadaran ummat di samping menambah Tsaqofah Islamnya. Seluruh peserta sepakat dengan dakwah HTI dan banyak yang siap mengikuti kajian intensif yang diselenggarakan HTI dalam angket yang diberikan panitia ketika acara yang berlangsung (pompy/GTI/LI)
Cetak halaman ini



























29 July 2010 pada 22:39
29 July 2010 pada 23:26
30 July 2010 pada 13:36
31 July 2010 pada 19:39
17 August 2011 pada 13:54