NATO Tidak Akan ‘Menang’ di Afghanistan
Mantan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev mengingatkan NATO bahwa kemenangan militer tidak mungkin tercapai di Afghanistan.
Gorbachev, yang menarik mundur pasukan Soviet dari Afghanistan lebih dari 20 tahun lalu, kepada BBC mengatakan hal terbaik yang bisa dilakukan adalah membantu Afghanistan membangun kembali setelah kehancuran perang.
Gorbachev memuji keputusan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang mulai menarik mundur pasukan AS musim panas tahun depan.
Selain memuji, Gorbachev melontarkan kritik terhadap keterlibatan Amerika di Afghanistan dua dekade lalu.
“Dengan bantuan keuangan dari Arab Saudi, Amerika melatih kelompok-kelompok militan yang kini meneror Afghanistan dan terlebih lagi Pakistan,” kata Gorbachev.
Alternatif lain
Amerika melatih kelompok-kelompok militan yang kini meneror Afghanistan dan terlebih lagi Pakistan
Mikhail Gorbachev
“Dengan kondisi itu Amerika akan lebih sulit keluar dari masalah ini. Tapi adakah alternatif lain? Vietnam yang lain? Mengirim setengah juta pasukan? Itu tidak akan menyelesaikan masalah,” tambah Gorbachev.
Sejauh ini, jumlah pasukan NATO di Afghanistan mencapai 150.000 personil, dan lebih dari 90.000 personil adalah pasukan asal Amerika Serikat.
Dan sejak invasi ke Afghanistan tahun 2001, lebih dari 2.000 prajurit NATO tewas.
Dari jumlah itu, 1.350 orang adalah pasukan Amerika Serikat. (bbc, 27/10/2010)
Cetak halaman ini























27 October 2010 pada 23:11
28 October 2010 pada 07:31
28 October 2010 pada 12:10
29 October 2010 pada 10:05
29 October 2010 pada 14:14
29 October 2010 pada 14:51
4 November 2010 pada 13:58