<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pernyataan Jubir MHTI: Menyikapi Berulangnya Kasus Penyiksaan TKW</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/11/25/pernyataan-jubir-mhti-menyikapi-berulangnya-kasus-penyiksaan-tkw/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/11/25/pernyataan-jubir-mhti-menyikapi-berulangnya-kasus-penyiksaan-tkw/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Fri, 25 May 2012 19:15:47 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: Prima Abu Muhammad</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/11/25/pernyataan-jubir-mhti-menyikapi-berulangnya-kasus-penyiksaan-tkw/#comment-64709</link>
		<dc:creator>Prima Abu Muhammad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 04:22:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=25190#comment-64709</guid>
		<description>Oknum dari bangsa Arab bertindak biadab kyk gitu bisa jadi disebabkan oleh dampak sistemik dari pemberontakan bangsa Arab dahulu terhadap Khilafah Utsmaniyah untuk mendirikan negara Arab versi keluarga Saud dengan konsekuensi mereka akhirnya mencari kemuliaan pada Inggris, bukan pada Islam lagi. Skarang, setelah dominasi Inggris meredup, Arab Sudi dalam kemerdekaannya (tanpa Khilafah) mengemis kemuliaan pada Amerika Serikat Sang Pengusung Ideologi Setan Kapitalisme. Akhirnya, secara sistemik Arab Sudi kembali pada kejahiliyahan. Hal ini sudah diingatkan oleh Umar bin Khaththab berabad-abad silam: “Kami (orng Arab) dulunya adalah kaum yg paling hina. Lalu Allah memuliakan kami dg Islam. Krna itu, jk kami mencari kemuliaan selain dari apa yang dengannya Allah telah muliakan kami maka Ia pasti menghinakan kami” (HR al-Hakim; ia mensahihkannya dan disepakati oleh ad-Dzahabi).
Karena itu, oknum2 Arab tsb bertindak biadab bukan karena ke-Arab-annya apalagi karena agama mereka, tapi justru karena mereka telah berpaling dari Islam sejak mereka memberontak pada Khilafah Islam yg menjadi pemelihara Islam di tengah2 mereka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oknum dari bangsa Arab bertindak biadab kyk gitu bisa jadi disebabkan oleh dampak sistemik dari pemberontakan bangsa Arab dahulu terhadap Khilafah Utsmaniyah untuk mendirikan negara Arab versi keluarga Saud dengan konsekuensi mereka akhirnya mencari kemuliaan pada Inggris, bukan pada Islam lagi. Skarang, setelah dominasi Inggris meredup, Arab Sudi dalam kemerdekaannya (tanpa Khilafah) mengemis kemuliaan pada Amerika Serikat Sang Pengusung Ideologi Setan Kapitalisme. Akhirnya, secara sistemik Arab Sudi kembali pada kejahiliyahan. Hal ini sudah diingatkan oleh Umar bin Khaththab berabad-abad silam: “Kami (orng Arab) dulunya adalah kaum yg paling hina. Lalu Allah memuliakan kami dg Islam. Krna itu, jk kami mencari kemuliaan selain dari apa yang dengannya Allah telah muliakan kami maka Ia pasti menghinakan kami” (HR al-Hakim; ia mensahihkannya dan disepakati oleh ad-Dzahabi).<br />
Karena itu, oknum2 Arab tsb bertindak biadab bukan karena ke-Arab-annya apalagi karena agama mereka, tapi justru karena mereka telah berpaling dari Islam sejak mereka memberontak pada Khilafah Islam yg menjadi pemelihara Islam di tengah2 mereka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abuhamzah</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/11/25/pernyataan-jubir-mhti-menyikapi-berulangnya-kasus-penyiksaan-tkw/#comment-64467</link>
		<dc:creator>abuhamzah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2010 09:44:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=25190#comment-64467</guid>
		<description>Rasanya masih kurang tegas pernyataannya.  Bagaimana dengan hukum pengiriman TKW, seharusnya dijelaskan.  Bolehkah wanita muslimah tinggal di negeri lain, di rumah orang asing yang tidak disertai mahram (Terlebih di arab, rumah biasanya sangat tertutup, sehingga apa yang terjadi di dalam tidak bisa diketahui dari luar.), dengan tujuan sekedar mencari nafkah (yang merupakan kewajiban pria bukan wanita).  Bila hukumnya haram, maka pemerintah wajib menyetop pengiriman TKW.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rasanya masih kurang tegas pernyataannya.  Bagaimana dengan hukum pengiriman TKW, seharusnya dijelaskan.  Bolehkah wanita muslimah tinggal di negeri lain, di rumah orang asing yang tidak disertai mahram (Terlebih di arab, rumah biasanya sangat tertutup, sehingga apa yang terjadi di dalam tidak bisa diketahui dari luar.), dengan tujuan sekedar mencari nafkah (yang merupakan kewajiban pria bukan wanita).  Bila hukumnya haram, maka pemerintah wajib menyetop pengiriman TKW.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iffah</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/11/25/pernyataan-jubir-mhti-menyikapi-berulangnya-kasus-penyiksaan-tkw/#comment-64100</link>
		<dc:creator>iffah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Nov 2010 06:59:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=25190#comment-64100</guid>
		<description>ALLAHUAKBAR..hya khilafah yg akn melindungi kaum perempuan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ALLAHUAKBAR..hya khilafah yg akn melindungi kaum perempuan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu syafina</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2010/11/25/pernyataan-jubir-mhti-menyikapi-berulangnya-kasus-penyiksaan-tkw/#comment-64099</link>
		<dc:creator>ummu syafina</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Nov 2010 06:03:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=25190#comment-64099</guid>
		<description>Sungguh sangat mngenaskan nasib perempuan dalam sistem kapitalis saat ini. Sebagai sosok yang seharusnya dilindungi baik dalam kehidupan keluarga maupun khidupan bernegara, dia dipaksa untuk mempertahankan diri dan kehidupannya semampu dia. Rumah yang seharusnya jadi area dia nyaman bersama keluarga dan anak2nya harus dia tinggalkan demi mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan mencari nafkah. Imbas dari penerapan sistem hidup yang kapitalistik. Pun ketika dia keluar rumah tak ada perlindungan yang memadai untuk dia tetap aman. Padahal ketika sistem Islam diterapkan seorang kholifah mu'tasim mengirimkan tentaranya dalam jumlah yang sangat banyak demi membela seorang muslimah yang tersingkap aurotnya karena gangguan dari seorang yahudi. Kondisi yang sangat berbeda 180drjt dg saat ini. Sudah saatnya masyarakat tahu tentang kehidupan yang sebenarnya mereka butuhkan untuk menjamin kesejahteraan hidup mereka di dunia dan di akhirat. Bukan kapitalis seperti saat ini. Tetapi Daulah Khilafah Islamiyah. Allohu Akbar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh sangat mngenaskan nasib perempuan dalam sistem kapitalis saat ini. Sebagai sosok yang seharusnya dilindungi baik dalam kehidupan keluarga maupun khidupan bernegara, dia dipaksa untuk mempertahankan diri dan kehidupannya semampu dia. Rumah yang seharusnya jadi area dia nyaman bersama keluarga dan anak2nya harus dia tinggalkan demi mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan mencari nafkah. Imbas dari penerapan sistem hidup yang kapitalistik. Pun ketika dia keluar rumah tak ada perlindungan yang memadai untuk dia tetap aman. Padahal ketika sistem Islam diterapkan seorang kholifah mu&#8217;tasim mengirimkan tentaranya dalam jumlah yang sangat banyak demi membela seorang muslimah yang tersingkap aurotnya karena gangguan dari seorang yahudi. Kondisi yang sangat berbeda 180drjt dg saat ini. Sudah saatnya masyarakat tahu tentang kehidupan yang sebenarnya mereka butuhkan untuk menjamin kesejahteraan hidup mereka di dunia dan di akhirat. Bukan kapitalis seperti saat ini. Tetapi Daulah Khilafah Islamiyah. Allohu Akbar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

