<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Ditetapkan tidak Waras, Breivik tidak Bisa Dipenjara</title>
	<atom:link href="http://hizbut-tahrir.or.id/2011/11/30/ditetapkan-tidak-waras-breivik-tidak-bisa-dipenjara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2011/11/30/ditetapkan-tidak-waras-breivik-tidak-bisa-dipenjara/</link>
	<description>International Political Party</description>
	<pubDate>Sat, 26 May 2012 17:14:24 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: satriopanotogomo</title>
		<link>http://hizbut-tahrir.or.id/2011/11/30/ditetapkan-tidak-waras-breivik-tidak-bisa-dipenjara/#comment-77294</link>
		<dc:creator>satriopanotogomo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 14:53:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hizbut-tahrir.or.id/?p=33594#comment-77294</guid>
		<description>Dunia barat seringkali menyederhanakan masalah perilaku dengan legitimasi gangguan jiwa. Dikit-dikit sebuah kasus dimaklumi sebab indikasi gangguan jiwa. Contoh sederhana misalnya ketika orang yang suka mengambil/ mencuri barang (walaupun ybs normal) dinilai gangguan jiwa yang disebut dengan kleptomania. Demikian juga beberapa waktu lalu psikiater dari barat menilai bahwa Rian sang penjagal manusia dari Jombang yg jelas2 normal juga dinilai mengidap gangguan jiwa (psikopat). Nah, tuk kasus Breivik di Norwegia ini lagi-lagi dinilai gangguan jiwa (psikosis). Saya curiga, itu semuanya hanya kedok agar terbebas dari hukum. Bagaimanapun ketika berhasil membunuh hampir seratus manusia dengan tembakan, jelas ada kondisi normal sejak dari bagaimana mempersiapkan senjata scr sempurna hingga presisi penembakan,dst. Begitulah profile kafir barat. Anehnya, ketika kasus penembakan belum terungkap, langsung mereka menuduh pelakuknya adalah teroris! Begitulah kelakuan orang kafir. Ya, hanya Islam sebagai solusi terbaik dengan Syariah dan Khilafahnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia barat seringkali menyederhanakan masalah perilaku dengan legitimasi gangguan jiwa. Dikit-dikit sebuah kasus dimaklumi sebab indikasi gangguan jiwa. Contoh sederhana misalnya ketika orang yang suka mengambil/ mencuri barang (walaupun ybs normal) dinilai gangguan jiwa yang disebut dengan kleptomania. Demikian juga beberapa waktu lalu psikiater dari barat menilai bahwa Rian sang penjagal manusia dari Jombang yg jelas2 normal juga dinilai mengidap gangguan jiwa (psikopat). Nah, tuk kasus Breivik di Norwegia ini lagi-lagi dinilai gangguan jiwa (psikosis). Saya curiga, itu semuanya hanya kedok agar terbebas dari hukum. Bagaimanapun ketika berhasil membunuh hampir seratus manusia dengan tembakan, jelas ada kondisi normal sejak dari bagaimana mempersiapkan senjata scr sempurna hingga presisi penembakan,dst. Begitulah profile kafir barat. Anehnya, ketika kasus penembakan belum terungkap, langsung mereka menuduh pelakuknya adalah teroris! Begitulah kelakuan orang kafir. Ya, hanya Islam sebagai solusi terbaik dengan Syariah dan Khilafahnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

