Persis Tolak Asas Tunggal Pancasila

HTI Press. Jakarta- Setelah  DDII dan Az Zikra menolak dengan tegas dikatakan sebagai bagian dari 13 Ormas Islam yang mendukung asas tunggal Pancasila RUU Ormas, kini Persatuan Islam (Persis)—yang juga diklaim mendukung Astung— menyatakan penolakannya.

“Menurut saya bahwa RUU Ormas yang hanya menetapkan Pancasila sebagai satu-satunya asas harus ditolak. Tapi kalau di situ dinyatakan ada Pancasila, ada Islam itu harus diterima. Karena kita ini ormas keagamaan bukan ormas Pancasila,” tegas Ketua Umum Persis Prof Dr Maman Abdurrahman kepada mediaumat.com, Selasa (26/3) melalui sambungan selular.

Menurutnya, Islam itu tidak bertentangan dengan Pancasila. “Oleh karena itu menurut saya kalau ormas sudah mencantumkan asas Islam tidak perlu lagi mencantumkan asas Pancasila. Kalau asasnya komunis, baru itu tidak boleh karena berlawanan dengan Pancasila,” urainya.

Maman pun menyatakan Persis juga akan mengirimkan surat ke DPR supaya Ormas Islam itu dibiarkan dengan asas Islamnya. “Kalau tidak, ini namanya setback. Kembali ke rezim represif Orde baru. Itu tidak benar itu, di dunia demokrasi tidak boleh seperti itu. (Kalau tetap akan diberlakukan Astung, red) kita akan menggugat demokrasinya saja,” pungkasnya.

Seperti diberitakan harian Republika (25/3), Mendagri Gamawan Fauzi menyatakan mendapat dukungan dari 13 ormas Islam yang tergabung dalam LPOI perihal Pancasila yang ‘wajib’ jadi asas ormas sebagaimana di era Orde Baru.

Disebutkan, 13 ormas Islam yang tergabung dalam LPOI adalah NU, Persis, Al-Irsyad al-Islamiyah, al-Ittihadiyah, Matlaul Anwar, Ar-Rabithah al-Alawiyah, al-Washliyah,  Az-Zikra, Syarikat Islam Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), IKADI, Perti, dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII).[] (mediaumat.com 26/3/2013)

Baca juga :

  1. DDII Tidak Ikut LPOI dan Tidak Setuju Asas Tunggal Pancasila
  2. Azzikra Dicatut Dukung Asas Pancasila, Arifin Ilham: ‘Syariat Islam Harga Mati’
  3. Asas Tunggal Pancasila, Ada Apa?
  4. Forum Umat Islam: Tolak Keras Pemberlakuan Asas Tunggal
  5. Asas Tunggal Mirip di Negara Komunis

2 comments

  1. Rapatkan Barisan- Rumusan UU Ormas ditujukan untuk ‘mengkriminalkan’ Ormas yang menjadikan Islam (agama yang dianut mayoritas Penduduk Indonesia) sebagai dasar organisasi. Ini aneh…lha menjunjung agama Islam dalam berserikat knpa harus ‘dilarang’? ada apa?

  2. Diky Hardiyansyah

    Usaha apalagi yang direncanakan oleh orang-orang yang anti-syariat. Ya Allah,,, perlihatkan kuasa-Mu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


8 + 4 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Switch to our mobile site

WordPress Appliance - Powered by TurnKey Linux