Terpilihnya Trump Sebagai Presiden Amerika

Maktab I’lami Markaziy
Hizbut Tahrir

Nomor : 014/1438 H
Jumat, 11 Shafar 1438 H/11 November 2016 M

Keterangan Pers

 

﴿وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا فِي كُلِّ قَرْيَةٍ أَكَابِرَ مُجْرِمِيْهَا لِيَمْكُرُواْ فِيْهَا وَمَا يَمْكُرُوْنَ إِلاَّ بِأَنفُسِهِمْ وَمَا يَشْعُرُوْنَ﴾

“Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.” (TQS al-An’am [6]: 123)

 

Terpilihnya Trump Sebagai Presiden Amerika

Seluruh dunia gaduh dengan berita terpilihnya Trump sebagai presiden Amerika. Terpilihnya Trump menjadi pukulan keras terhadap pasar finansial di Eropa, Asia dan Amerika. Merkel kanselir Jerman mengungkapkan kewaspadaannya atas terpilihnya Trump. Ia mensyaratkan agar Trump menghormati doktrin-doktrin dan nilai-nilai demokrasi bagi kelangsungan kerjasama dengan Jerman. Presiden Prancis mewaspadai pernyataan-pernyataan Trump yang menyalahi nilai-nilai bersama. Ia menyeru para menteri luar negeri Eropa untuk menggelar pertemuan guna membahas dampak-dampak terpilihnya Trump.

Adapun apa arti terpilihnya Trump untuk kita kaum Muslim? Maka tidak akan ada sesuatu yang baru dalam tungku permusuhan gembong kekafiran, Amerika, terhadap Islam dan kaum Muslim. Apakah Obama yang demokrat merupakan teman untuk kaum Muslim?! Atau pendahulunya yang republikan, George Bush Jr. merupakan teman untuk kaum Muslim?! Apakah politik Amerika sepanjang para penguasa yang silih berganti di Gedung Putih, tidaklah mengusung untuk Islam dan kaum Muslim, kecuali permusuhan yang berakar dan menancap dalam serta tipu daya terus menerus untuk menghegemoni negeri-negeri kita dan merampok kekayaan kita dan potensi kita serta mendukung para penguasa diktator, dan mengerahkan tenaga untuk menghalangi kembalinya persatuan kaum Muslim di bawah daulah al-Khilafah ar-Rasyidah kedua yang berjalan di atas manhaj kenabian?

George Bush telah mendeklarasikan perang salib terhadap kaum Muslim ketika melancarkan serangannya terhadap warga kita di Afganistan. Perangnya di Irak telah menyingkap tekadnya untuk menghancurkan Irak. Kemudian datang Obama, maka dia berusaha mempedaya kaum Muslim dengan pidatonya yang bombastik di Ankara dan Kairo (2009) dan Jakarta (2010) sebelum topengnya hancur dengan dukungan mutlaknya kepada jagal Damaskus dalam upaya membungkam revolusi Syam. Meski dia telah mengkritik George Bush yang menggunakan drone, ketika Obama ada di barisan oposisi, namun setelah dia menjadi penguasa, dia menaikkan tensi serangan pesawat drone ini menyebarkan ketakutan, pembunuhan dan penghancuran di berbagai penjuru negeri kaum Musim, mulai dari Afganistan dan Pakistan ke Irak, Yaman, Somalia, Suriah …

Benar, kita berbicara dari sudut pandang akidah islamiyah. Maka kita tidak melihat pada para penguasa Amerika kecuali permusuhan berurat berakar terhadap Islam dan kaum Muslim, tanpa memandang perubahan dangkal pada wajah para penguasa Gedung Putih. Pada hakikatnya pandangan yang mendalam, bahwa Amerika terus berjalan dalam politiknya yang ditargetkan untuk memerangi Islam dan kaum Muslim. Dan tanpa memandang betapa powerfullnya AS yang tampak, maka itu tidak akan berlanjut terus. Kebatilan pasti lenyap. Dan hari-hari itu dipergilirkan diantara manusia. Selama kaum Muslim berpegang teguh dengan keimanan mereka kepada Rabb mereka dan mengedepankan ridha Allah atas dunia yang fana, mereka menolong Allah dengan berjuang untuk menerapkan syariah-Nya, maka niscaya mereka mampu membebaskan umat manusia dari bencana Amerika dan mengeluarkan umat manusia dari kegelapan kekufuran ke cahaya Islam, dari kezaliman peradaban kepitalisme menuju keadilan Islam, dan dari kesempitan dunia menuju keluasan dunia dan akhirat. Dan ini adalah janji Allah dan janji-Nya adalah benar. Dan mudah-mudahan hal itu terealisir dalam waktu dekat.

﴿وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئاً﴾

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku.” (TQS an-Nur [24]: 55)

 

Utsman Bakhasy

Direktur Maktab I’lami Markaziy

Hizbut Tahrir

 

Telp: 0096171724043

Faks: 009611307594

Email: [email protected]

www.hizb-ut-tahrir.info

 

http://hizb-ut-tahrir.info/ar/index.php/pressreleases/cmo/40437.html#sthash.JgfXGyL6.dpuf

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>