Ismail Yusanto : Aksi Bela Islam Harus Berlanjut

Ust Ismail Yusanto di Silaturahim tokoh sultraHTI Press, Kendari. Mengawali tahun 2017 Masehi, tepatnya tanggal 1/1 Hizbut Tahrir Indonesia Sulawesi Tenggara menggelar silaturahim bersama para tokoh ummat untuk membahas isu sangat penting berkaitan dengan tindak lanjut dari Aksi Bela Islam. Silaturahim ini langsung dihadiri oleh juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia HM Ismail Yusanto yang memulai paparannya dengan mengulas kilas balik dan sisi transenden Aksi Bela Islam.

Masih hangat di benak kita rentetan aksi besar-besaran yang terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu. Aksi Bela Islam yang telah menjadi perhatian dunia ini dilakukan dalam rangka mengecam penistaan al-Quran oleh Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok yang puncaknya dilaksanakan pada 2/12 dengan peserta sekira 5 juta orang.

Acara yang dihelat di Galampa Ball Room Hotel Athaya Kendari, dikemas dengan santai dengan  host Muh. Yasin yang juga Humas Hizbut Tahrir Indonesia Sultra. Dalam paparannya Ismail Yusanto menjelaskan bahwa aksi bela Islam tidak boleh berhenti apapun putusan hukum yang dijatuhkan kepada Ahok. Ismail menjelaskan bahwa penistaan ada dua jenis, yakni penistaan yang nampak jelas seperti yang dilakukan Ahok, dan penistaan yang tidak nampak berupa mengabaikan isi dan ajaran al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Menariknya Ismail memprediksi bahwa Ahok bisa saja divonis penjara tetapi dengan memperhitungkan dan mengulur waktu pilkada sehingga Ahok akan tetap berpeluang untuk mengikuti seluruh tahapan Pilkada, dan dengan kekuatan dana kampanye puluhan trilyun mungkin saja Ahok-Jarot bisa memenangkan Pilkada. Di sinilah peran tokoh untuk melakukan penyadaran kepada ummat tentang keharaman pemimpin kafir.

Kasus ini semakin jelas menunjukkan kepada kita bahwa Indonesia ini sedang dijajah oleh dua kekuatan imperialisme, yakni kapitalis barat (asing), dan kapitalis timur (aseng) yang penjajahannya secara apik dimuluskan oleh para komprador (asong).

Acara yang turut dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag, dan para tokoh kunci ini ditutup dengan salaman dan foto bersama. []ard/ols

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>