Indonesia Terancam Neoimperialisme dan Neoliberalisme Oleh Asing, Aseng dan Asong

FGD HTI Jayapura (2)HTI Press, Jayapura. Negeri yang besar ini sedang dalam ancaman imperialis gaya baru dan liberalis. Ancaman panjajahan dalam bentuk non fisik semakin nyata, liberalisasi di berbagai bidang menjadi bukti nyata bahwa negeri ini sedang dalam cengkraman pihak lain. Pihak lain itu tidak lain adalah Indonesia Terancam Neoimperialisme dan Neoliberalisme Oleh Asing, Aseng dan Asong.

Asing, Aseng dan Asong. “keprihatinan atas hal inilah yang melatarbelakangi kami di setiap kesempatan mengingatkan kepada semua pihak di negeri ini untuk menyadari ancaman yang nyata yakni neoimperialisme dan neoliberalisme oleh Asing, Aseng dan Asong.” Tegas ust Ibnu Asis Fathhoni, S.Pd., M.Pd. (DPP HTI) dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Edisi ke-2 : Indonesia Terancam Neoimperialisme dan Neoliberalisme Oleh Asing, Aseng dan Asong. Ahad (29/02) di Rumah makan Megarasa Kota  Jayapura – Papua.

Lebih lanjut ust Fathoni menegaskan bahwa inilah bukti bahwa kami cinta negeri ini, kami ingin menyelamatkan negeri ini dari segala ancaman yang membahayakan. “ jika kita semua cinta negeri ini maka luangkanlah waktu, curahkan fikiran serta berikan segala upaya kita untuk bersama-sama menghilangkan ancaman-ancaman itu”. Papar ust Fathoni dihadapan peserta FGD yang jumlahnya sekira 30 orang yang terdiri dari unsur aparat keamanan, tokoh Ormas, Tokoh umat, birokrat  yang sangat antusias hadir hingga selesai acara.

Acara yang dipandu langsung oleh Humas HTI ust Abdul Wahid S.IP berlangsung hangat, sanati tapi tetas serius berjalan lancar. Antusias peserta sangat tinggi yang dibuktikan dengan kehadiran undangan mencapai 90% dan peserta yang hadir pun sangat semangat mengikuti acara sejak dimulai pada jam 13.00 wit hingga berakhir pada jam 15.30 wit. Pada sesi diskusi ini hampir semua peserta menyampaikan ide, fikiran serta gagasannya. Jika disimpulkan secara umum bahwa semua peserta sepakat jika semua sangat sadar bahwa negeri ini memang sedang menghadapi banyak masalah sehingga semua berharap negeri yang besar ini segera menemukan formula yang cocok untuk bisa mengatasi masalah yang multidimensi ini.

Dibagian akhir acara ust Fathoni menyampaikan bahwa umat Islam harus memberikan peran maksimal untuk bisa mangatasi masalah negeri ini. Kebersamaan semua komponen umat menjadi keharusan dalam mengatasi semua masalah bangsa. [] MI Jayapura/Wahid

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>