Dikelola Khilafah, Freeport Akan Menyejahterakan Umat

Antusias Peserta (3)HTI Press, Kota Malang (5/3/2017). Cadangan Emas yang ditambang PT Freeport di Papua itu sebesar 881,25 ton emas dan tembaga sebanyak 14,5 juta ton tembaga, kurang apa coba kalau itu dipergunakan untuk menyejahterakan rakyat Indonesia, demikian paparan pembuka Ust Agung Sukoyo, STP., dalam  Kajian Islam Rahmatan Lil ‘Alamin (IRA) sesi 4  yang digelar oleh HTI DPC Lowokwaru Kota Malang.  Kajian yang dilaksanakan pada hari Ahad (5/3/2017) jam 09.00—11.00 WIB ini dihadiri sekitar  30 peserta.  Kajian yang mengangkat  tema “Kebijakan Khilafah dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA)” ini dilangsungkan di  Masjid Muqorrobun Jl.Simbar Menjangan Kota Malang.

Ust Agung Sukoyo menjelaskan, bahwa baru-baru ini Freeport memberi “ancaman dan tekanan” kepada Pemerintah, ada apa ini? hal ini menggambarkan sebuah potret penjajahan asing dan arogansi mereka atas negeri ini. Mereka berani begitu karena perusahaan itu di-back-up penuh oleh negara asalnya (Amerika Serikat), tegas Agung. Dengan begitu eksploitasi oleh Freeport sejatinya menggambarkan penjajahan oleh kapitalis AS atas negeri Indonesia. Jadi mari kita selamatkan sumberdaya alam yang luar biasa tersebut dengan Syariah Islam yang akan menyejahterakan umat,  pungkas Agung.

Pemateri kedua Ust Muhammad Suardi Basri yang juga ketua Lajnah Fa’aliyah  HTI Kota Malang memaparkan politik syariah dalam pengelolaan SDA. Indonesia sejatinya Negara yang kaya akan SDA, namun sayang banyak yang dikelola oleh swasta dan asing. Bayangkan dari emas dan tembaga di gunung Gresberg yang ditambang PT Freeport itu potensinya bisa mencapai Rp.1.646,29 trilyun, tapi sayang sekali hasil sebanyak itu mayoritas dibawa PT Freeport pulang ke Amerika. Suardi selanjutnya membandingkan seandainya SDA atau tambang-tambang sebanyak itu dikelola dengan syariah Islam maka rakyat akan sejahtera. Karena Islam menetapkan bahwa tambang adalah milik umum (seluruh rakyat). Maka tambang-tambang itu harus dikelola langsung oleh negara dan seluruh hasilnya dikembalikan untuk kemaslahatan rakyat.

Selanjutnya Suardi mengajak bahwa Kekayaan alam Indonesia mendesak untuk diselamatkan. Penjajahan oleh Freeport Amerika harus segera diakhiri, kemandirian harus segera diwujudkan. Semua itu hanya sempura terwujud melalui penerapan syariah secara kâffah melalui sistem Khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an-nubuwwah. Inilah yang mendesak untuk kita wujudkan demi kemakmuran penduduk negeri ini, pungkasnya.

Setelah pemaparan materi, kajian dilanjutkan dengan ramah tamah dan forum diskusi masalah ke-ummatan bersama pengurus HTI DPC Lowokwaru dan para pemateri. (MI Malang-Salim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>